Cara Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari Rayu Para PKL Agar Minggat Tak Berjualan di Alun-alun

Hery Antasari, PJ Wali Kota Bogor, itu rayu para PKL yang jualan di trotoar Alun-alun agar segera minggat.

Cara Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari Rayu Para PKL Agar Minggat Tak Berjualan di Alun-alun
Hery Antasari, PJ Wali Kota Bogor, itu rayu para PKL yang jualan di trotoar Alun-alun agar segera minggat.

INILAHKORAN, Bandung- Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari turun dari Masjid Agung Al-Isra dan meninjau langsung kawasan alun-alun Kota, Senin 17 Juni 2024.

Hery Antasari rupanya merespons kritik sang pendahulu Wali Kota Bogor dua periode Bima Arya Sugiarto untuk menertibkan kawasan alun-alun dan sekitarnya dari para pedagang kaki lima (PKL).

Didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor Agustian Syah, Hery Antasari berkeliling alun-alun Kota Bogor.

Rupanya, dia mendapati ada beberapa fasilitas alun-alun Kota Bogor yang harus diperbaiki.

Dia pun menegaskan perawatan alun-alun Kota Bogor berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor yang dikomandoi Rr. Juniarti Estiningsih.

Kemudian Hery menyusuri trotoar alun-alun Kota Bogor yang dipenuhi oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).

Hery didampingi Agustian Syah, secara humanis mengimbau kepada semua PKL agar tidak berjualan disepanjang trotoar.

Kemudian diimbau kepada para pedagang dan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang di sekitar alun-alun Kota Bogor.

Hery mengatakan, PKL harus menaati aturan seperti tidak membuang sampahnya secara sembarangan.

"Temen-temen yang berjualan kaki lima, warga yang sedang berpiknik di alun-alun Kota Bogor kami imbau untuk membuang sampah pada tempatnya dan sebagainya," ungkap Hery saat dikonfirmasi INILAHKORAN pada Selasa 18 Juni 2024.

Hery menerangkan, PKL dikawasan ini sebetulnya tidak diperkankan untuk berjualan.

"Jadi, untuk PKL itu bisa berjualan pada daerah atau titik titik yang sudah diperbolehkan. Sebetulnya untuk yang dilarangkan udah jelas, yang berjualan di trotoar," terang Hery.

Meski begitu, Hery menegaskan, bahkan kawasan alun-alun Kota Bogor harus dijaga oleh semua pihak.

"Karena bagaimanapun juga ini uang masyarakat. Jadi kalau tidak dipelihara bersama sayang," tegasnya.

Hery menjelaskan, untuk fasilitas alun-alun, yang paling diperhatikan adalah bagian toilet yang butuh pemeliharaan.

"Mudah mudahan dalam waktu pendek saya sebagai Pj ada solusi yang dilakukan kalaupun tidak, ya untuk landasan wali kota berikutnya melakukan penataan lebih lanjut ada pemeliharaan. Ya itu hanya fasilitas WC nya harus diperbaiki tutupnya, tapi itu tidak terlalu signifika," jelas Hery.

Hery berpendapat, pemeliharaan ini tentu bukan hal yang mudah.

"Saya melihat beberapa yang mungkin perlu dipelihara. Karena yang paling sulit itu memelihara apa yang sudah baik dan sudah dibangun, kalau tidak dipelihara jadi jelek," pungkasnya.***


Editor : Bsafaat