Cihampelas Berbenah UMKM Bergairah

CIHAMPELAS memasuki babak penataan baru. Teras Cihampelas akan dibenahi bersama aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Cihampelas Berbenah UMKM Bergairah
REVITALISASI CIHAMPELAS: Pemprov Jabar mulai menggeber penataan kawasan Cihampelas. Revitalisasi tidak hanya menyasar wajah kawasan, tetapi juga menata aktivitas perdagangan dengan merelokasi 30 pelaku UMKM kuliner serta menertibkan sekitar 10 bangunan liar. Penataan Cihampelas dilakukan setelah ruas jalan tersebut kini menjadi barang milik daerah (BMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (ANTARA)

Oleh: Yuliantono

Wajah Cihampelas bersiap berubah. Kawasan yang selama ini lekat dengan jeans, aktivitas perdagangan, dan Teras Cihampelas itu akan ditata kembali oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penataan tak sekadar menyentuh wajah kawasan. Aktivitas perdagangan juga akan diatur, termasuk merelokasi 30 pelaku UMKM kuliner dari Teras Cihampelas serta menertibkan sekitar 10 bangunan liar di sepanjang kawasan tersebut.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman turun langsung mengecek Jalan Cihampelas dan Teras Cihampelas, Rabu (23/9). Peninjauan dilakukan untuk memastikan persiapan penataan berjalan sesuai arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Siang ini kami sedang ada di lapangan, di sepanjang Jalan Cihampelas. Cek, ricek, cross check ya, kesiapan penataan Cihampelas, penataan Teras Cihampelas. Kita ketahui bahwa Jalan Cihampelas ini kini menjadi BMD Pemda Provinsi Jawa Barat, sudah di-takeover dari Kota Bandung ke Pemda Provinsi Jawa Barat," kata Herman dikutip dari akun media sosialnya.

Setelah ruas jalan tersebut menjadi barang milik daerah (BMD) Pemprov Jabar, penataan diarahkan untuk mengembalikan karakter Cihampelas sebagai salah satu kawasan ikonik Kota Bandung. Di saat yang sama, kawasan ini diharapkan kembali menjadi ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat.

"Dan kami direct langsung ya, untuk melaksanakan penataan sebagaimana instruksi dari Pak Gubernur, Kang Dedi Mulyadi, agar apa? Agar Cihampelas kembali ke jati dirinya. Menjadi kebanggaan kita dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan, ya pusat pengembangan ekonomi terutama UMKM," ujarnya.

Salah satu identitas yang hendak diperkuat adalah Cihampelas sebagai kawasan perdagangan jeans. Karakter lama kawasan itu ingin dihidupkan kembali melalui penataan yang lebih tertib.

"Kita ketahui bahwa salah satu khasnya Cihampelas adalah jeans ya dan In Syaa Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan tata sedemikian rupa, kita akan tertibkan, dan pada akhirnya Cihampelas menjadi kebanggaan warga Bandung, kebanggaan Jawa Barat," tuturnya.

Namun, perubahan kawasan juga menyentuh aktivitas masyarakat yang selama ini mencari penghidupan di sana. Karena itu, Pemprov Jabar mendata pelaku usaha yang terdampak dan menyiapkan lokasi baru.

"Kami sudah identifikasi ada 30 UMKM, para pedagang makanan ya kuliner di atas, di Teras Cihampelasnya yang akan kita relokasi ke samping Baltos. Kita sedang tata di sana," kata Herman.

Selain pedagang, sekitar 10 bangunan liar juga akan ditertibkan. Pemerintah menyiapkan relokasi sekaligus edukasi agar penataan tidak hanya menghasilkan kawasan yang lebih rapi, tetapi juga tetap memperhatikan dampak sosial di lapangan.

"Kemudian ada kurang lebih 10 bangunan liar yang akan kita tertibkan juga. Ya ini bangunan liar kita akan relokasi, kita akan edukasi sehingga Jalan Cihampelas betul-betul jalan yang tertib, yang indah, yang rapi, yang pada akhirnya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Bandung sebagaimana desain awal dan tentu sekarang setelah oleh provinsi harus jauh lebih baik," ujarnya.

Penataan tersebut melibatkan Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung, termasuk perangkat kewilayahan untuk mengantisipasi dampak sosial yang muncul selama proses berlangsung. (gin)


Editor : Inilahkoran