Cimahi Sambut Baik Regsosek 2022, Begini Tujuan Ngatiyana

Pemkot Cimahi diakui Ngatiyana menyambut baik rencana pelaksanaan Rakor Daerah Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek 2022.

Cimahi Sambut Baik Regsosek 2022, Begini Tujuan Ngatiyana
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyebutkan, hal itu merupakan salah satu upaya menyukseskan kegiatan besar pendataan awal Regsosek 2022 yang dilaksanakan BPS. Itu sesuai arahan Presiden dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2022. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Pemkot Cimahi diakui Ngatiyana menyambut baik rencana pelaksanaan Rakor Daerah Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek 2022.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyebutkan, hal itu merupakan salah satu upaya menyukseskan kegiatan besar pendataan awal Regsosek 2022 yang dilaksanakan BPS. Itu sesuai arahan Presiden dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2022. 

"Dengan adanya Reformasi Program Perlindungan Sosial dapat diarahkan pada perbaikan basis data penerima, melalui pembangunan data Regsosek 2022 di Cimahi," kata Ngatiyana, Kamis 22 September 2022.

Secara prinsip, sambung dia, Pemkot Cimahi siap membantu mensukseskan program yang menjadi salah satu tindak lanjut dari Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.

"Kami berkomitmen untuk turut mensukseskan program nasional tersebut," ujarnya.

Ia mengakui, tantangan yang dihadapi petugas BPS di lapangan. Mulai dari saat pengumpulan data yang dilakukan secara serentak pada 15 Oktober hingga 14 November 2022, termasuk pengolahan data hingga penyerahan data akhir yang akan dilaksanakan pada 2023.

“Untuk itu, pada kesempatan ini saya mohon dukungan kepada OPD terkait terutama yang berada di wilayah untuk dapat membantu semaksimal mungkin kegiatan pendataan awal registrasi sosial ekonomi di Kota Cimahi,” bebernya.

Ia berharap, melalui kegiatan Regsosek ini bakal menghasilkan data yang akurat untuk menyempurnakan data-data.

"Terutama berkaitan dengan berbagai aspek potensi dan gambaran umum sosial perekonomian khususnya di Kota Cimahi," ucapnya.

Sehingga, tambah dia, dapat tercapai satu pemahaman tentang pentingnya data yang valid sebagai landasan rujukan target dan integrasi program perlindungan sosial.

“Dengan adanya satu data tunggal diharapkan mampu menyajikan data yang mutakhir terkait penerima bantuan sosial seperti BPNT, PKH, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan program-program lainnya,” ujarnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani