Cisumdawu Termasuk Tiga Tol Baru di Jabar yang Siap Muluskan Perjalanan Mudik Lebaran 2023

Kepala Dinas Perhubungan Jabar A Koswara memastikan pihaknya siap menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2023. Terlebih, ini dengan adanya kehadiran tiga ruas tol baru yakni Cisumdawu, Japek II, dan Bocimi.

Cisumdawu Termasuk Tiga Tol Baru di Jabar yang Siap Muluskan Perjalanan Mudik Lebaran 2023
“Mempersiapkan Lebaran 2023 ada beberapa hal yang kita lakukan, aspek lalu lintas. Dishub bersama kepolisian menyusun rencana, mengatur lalu lintas mengatasi kemacetan. Akan difungsikan tiga tol baru, Cisumdawu yang difungsikan nyambung sampai Cipali, satu arah dari Cimalaka ke Cipali. Japek II Karawang-Sadang dan tol Bogor-Sukabumi,” paparnya dalam Jabar Punya Informasi (Japri) Volume 118 bertema Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2023, di Gedung Sate, Kamis 13 April 2023. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Perhubungan Jabar A Koswara memastikan pihaknya siap menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2023. Terlebih, ini dengan adanya kehadiran tiga ruas tol baru yakni Cisumdawu, Japek II, dan Bocimi.

Meski diakuinya ketiga tol tersebut baru dapat digunakan secara fungsional atau secara satu arah seperti Cisumdawu. Namun, paling tidak diyakininya mampu mengurai kemacetan di ruas jalan nasional dan provinsi. Apalagi, pada mudik Lebaran 2023 kali ini diprediksi sekitar 20 juta orang akan melewati Jawa Barat menuju wilayah timur seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pemudik dari Jabar yang keluar diperkirakan sekitar 15 juta orang, dimana rerata kata Koswara didominasi kendaraan pribadi dan paling banyak untuk perjalanan mudik itu yakni pengguna motor sekitar 60 persen. Sedangkan, angkutan umum 20 persen, dan mobil 20 persen.

“Mempersiapkan Lebaran 2023 ada beberapa hal yang kita lakukan, aspek lalu lintas. Dishub bersama kepolisian menyusun rencana, mengatur lalu lintas mengatasi kemacetan. Akan difungsikan tiga tol baru, Cisumdawu yang difungsikan nyambung sampai Cipali, satu arah dari Cimalaka ke Cipali. Japek II Karawang-Sadang dan tol Bogor-Sukabumi,” paparnya dalam Jabar Punya Informasi (Japri) Volume 118 bertema Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2023, di Gedung Sate, Kamis 13 April 2023.

Koswara menambahkan, khusus tol Cisumdawu itu pemberlakuan satu arah hanya dari Cimalaka hingga Cipali. Sedang dari Cileunyi hingga Cimalaka sudah bisa dimanfaatkan secara dua arah atau maksimal. Selain itu, Cimalak-Cipali kata dia memiliki batas waktu operasional, yakni dimulai pada pukul 06.00-15.00 WIB.

“Karena satu jalur, penggunaan dari Cimalaka ke Cipali itu satu arah. Arus mudik satu arah ke timur, arus balik  satu arah sampai Cimalaka. Diatur waktu, diizinkan masuk Cimalaka sampai Cipali itu jam 06.00 sampai 15.00 WIB karena beberapa bagian tol itu ada yang gelap tidak ada PJU. Malam dilarang menggunakan segmen Cimalaka-Cipali. Kalau sudah ditutup menggunakan jalur provinsi jalur Sumedang sampai Cirebon,” terangnya.

Mengenai pembatasan angkutan barang selama arus mudik dan balik di ruas jalan tol, Koswara menerangkan skemanya sama seperti di jalan nasional dan provinsi. Penerapannya kata dia akan dimulai pada 17-21 April dan 24-26 April mendatang, kecuali angkutan pengangkut BBM, bahan pokok dan beberapa barang lainnya sesuai ketentuan.

“Pembatasan angkutan barang berjenjang, jalan tol, jalan nasional, kemudian jalan provinsi. Jadi untuk jalan nasional, dibatasi mulai dari 17 April mulai pukul 16.00 WIB sampai 21 April. Itu arus mudik untuk jalan nasional dan jalan provinsi. Untuk arus baliknya 24-26 April ada pembatasan kendaraan. Tidak semua kecuali BBM, hewan ternak, pupuk, bahan pokok,” jelasnya.

Sedangkan, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pembangunan Jalan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Iwan Sunagiri menambahkan jalan provinsi yang menjadi pintu keluar ketiga tol tersebut telah dinyatakan siap untuk digunakan usai dilakukan perbaikan belum lama ini. Seperti pintu keluar Japek II Kutanegara, Taman Mekar, dan Ujung Jaya untuk pintu keluar tol Cisumdawu.

“Terkait exit tol ke jalan provinsi, secara umum kondisi siap untuk dilalui. Walaupun di Cijelang (kemarin) untuk proyek PSN, pembangunan bendungan dan mengalami kerusakan. Tapi sudah diperbaiki dan siap dipakai,” kata Iwan.*** (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani