Coolcation di Eropa: 3 Destinasi Sejuk yang Jadi Tren Liburan Musim Panas 2026
Tren coolcation mengajak wisatawan menikmati liburan musim panas di destinasi sejuk Eropa seperti Lofoten, Scottish Highlands, dan Finnish Lakeland.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Liburan musim panas biasanya identik dengan pantai, matahari terik, dan suhu yang menyengat. Namun, tren coolcation mulai mengubah cara wisatawan menikmati musim panas. Alih-alih mencari destinasi panas, semakin banyak pelancong memilih tempat dengan udara sejuk untuk menikmati alam, ketenangan, dan perjalanan yang lebih nyaman.
Tren ini semakin menarik perhatian di Eropa Utara, terutama kawasan Nordik dan dataran tinggi. Selain menawarkan suhu yang lebih bersahabat, destinasi tersebut juga memberikan pengalaman alam yang berbeda dari kota-kota wisata populer di Eropa.
Apa Itu coolcation?
coolcation merupakan gabungan kata cool dan vacation, yaitu konsep berlibur ke destinasi dengan iklim sejuk saat musim panas.
Konsep ini semakin diminati seiring meningkatnya perhatian wisatawan terhadap gelombang panas, kepadatan destinasi wisata, serta kebutuhan untuk mendapatkan pengalaman liburan yang lebih tenang dan dekat dengan alam.
Bagi Anda yang sedang mencari inspirasi perjalanan musim panas, berikut tiga destinasi coolcation di Eropa yang layak masuk daftar perjalanan.
1. Kepulauan Lofoten, Norwegia: Negeri Tengah Malam yang Memikat
Berada di kawasan utara Norwegia, Kepulauan Lofoten menawarkan perpaduan pegunungan, laut jernih, dan desa-desa nelayan yang khas.
Tebing granit menjulang dari laut, sementara deretan rumah nelayan berwarna merah atau rorbuer menjadi salah satu pemandangan paling ikonik di kawasan tersebut.
Saat musim panas, udara Lofoten relatif sejuk. Kondisi ini cocok untuk berbagai aktivitas luar ruangan seperti hiking, kayaking, hingga menjelajahi desa-desa pesisir.
Daya tarik lainnya adalah fenomena Midnight Sun, ketika matahari tetap berada di atas atau dekat cakrawala dalam waktu yang sangat panjang sehingga malam terasa seperti tidak pernah benar-benar gelap.
Aktivitas yang bisa dilakukan
Menginap di kabin nelayan tradisional.
Trekking menuju kawasan Reinebringen.
Menikmati panorama pegunungan dan laut.
Berburu foto fenomena Midnight Sun.
2. Scottish Highlands: Kabut, Kastil, dan Lembah Hijau
Bagi pencinta suasana dramatis, Scottish Highlands menawarkan pengalaman coolcation yang berbeda.
Kabut pagi, lembah hijau, pegunungan, dan kastil bersejarah menciptakan suasana yang terasa seperti berada di dalam film.
Udara musim panas yang relatif sejuk juga membuat kawasan ini ideal untuk perjalanan darat. Salah satu kawasan yang populer adalah Glencoe, dengan lanskap pegunungan dan lembah yang spektakuler.
Sementara itu, Loch Ness menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan danau sekaligus mengenal legenda monster Loch Ness.
Aktivitas favorit
Menjelajahi Scottish Highlands dengan mobil.
Mengunjungi kastil-kastil bersejarah.
Hiking di kawasan Glencoe.
Menikmati pemandangan Loch Ness.
3. Finnish Lakeland: Liburan Tenang di Negeri Ribuan Danau
Jika tujuan utama liburan adalah relaksasi, Finnish Lakeland bisa menjadi pilihan menarik.
Kawasan ini dikenal dengan ribuan danau, hutan pinus, serta kabin kayu yang menyatu dengan alam. Suasananya jauh lebih tenang dibandingkan destinasi wisata Eropa yang padat.
Salah satu pengalaman khas yang dapat dicoba adalah tradisi sauna Finlandia, kemudian menikmati kesegaran air danau. Kombinasi tersebut menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Finlandia sekaligus pengalaman wellness bagi wisatawan.
Finnish Lakeland juga cocok bagi mereka yang ingin melakukan digital detox, menjauh sejenak dari kesibukan dan menikmati suasana alam.
Mengapa Tren coolcation Semakin Populer?
Ada sejumlah alasan yang membuat wisata dengan udara sejuk semakin diminati, antara lain:
Menghindari cuaca panas ekstrem di sejumlah destinasi wisata.
Suasana lebih tenang karena tidak selalu dipadati wisatawan.
Wisata alam dan wellness semakin diminati.
Suhu yang lebih sejuk membuat aktivitas luar ruangan terasa lebih nyaman.
Memberikan pengalaman berbeda dari liburan musim panas konvensional.***
Editor : JakaPermana

