Copot Tiga Pejabat Tinggi BGN, Prabowo: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

Presiden Prabowo menegaskan dirinya tidak mau uang rakyat dicuri usai copot tiga jabatan petinggi BGN.

Copot Tiga Pejabat Tinggi BGN, Prabowo: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri
Presiden Prabowo Subianto.

INILAHKORAN, Bandung - Presiden Prabowo Subianto telah resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) dan dua petinggi lainnya usai ketahuan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan pemerintah, termasuk saat harus mengganti sejumlah pejabat tinggi di BGN.

Presiden Prabowo mengaku harus mencopot orang-orang yang selama ini dipercaya mengemban tugas penting negara. 

Namun, langkah itu diambil setelah menerima berbagai laporan mengenai adanya kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyelewengan yang terjadi di lingkungan lembaga tersebut.

"Yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Soemitro (Soemitro Djojohadikusumo), pernah mengatakan kepada saya, 'Prabowo, kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu'," tutur Prabowo.

Nasihat tersebut menjadi landasan dalam mengambil keputusan terkait pergantian jajaran petinggi BGN.

Prabowo mengungkapkan dirinya tidak ingin memberikan banyak komentar terkait kasus yang sedang berjalan karena menghormati proses hukum yang tengah berlangsung.

"Saya tidak mau bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian," tegas Prabowo.

"Saya katakan, berat bagi saya waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat. Ini orang saya kasih bintang, saya kasih pangkat," tambahnya.***


Editor : Irma Nurfajri