Cuaca di Arab Saudi Capai 50 Derajat, 81 Calon Jamaah Calon Haji Lansia Asal KBB Terancam Terdampak Suhu Panas
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memastikan kesiapan dan persiapan fisik jamaah calon haji sebelum dan saat berada di Tanah Suci. Apalagi, di KBB ada 81 jamaah calon haji yang masuk kategori berusia lanjut (lansia).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag memprediksi suhu di Arab Saudi saat musim haji 2023 berada di kisaran 47-50 derajat celcius.
Menanggapi hal itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memastikan kesiapan dan persiapan fisik jamaah calon haji sebelum dan saat berada di Tanah Suci. Apalagi, di KBB ada 81 jamaah calon haji yang masuk kategori berusia lanjut (lansia).
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag KBB Fuad Lutfi mengatakan, cuaca di Arab Saudi pada musim haji tahun ini diprediksi bakal menjadi ancaman untuk untuk para jamaah calon haji asal Indonesia, khususnya lansia.
"Diprediksi saat musim haji, suhu di Arab Saudi bisa mencapai kisaran 47 sampai 50 derajat celcius. Oleh sebab itu kesiapan dan persiapan fisik jamaah calon haji menjadi sangat penting," tutur Fuad, Rabu 24 Mei 2023.
Saat ini, terang Fuad, pihaknya masih melakukan rekap data terkait jamaah calon haji yang akan berangkat dan jemaah cadangan yang menggantikan jemaah yang tidak bisa berangkat.
"Penyebab batalnya keberangkatan jamaah calon haji itu disebabkan beberapa faktor, salah satunya faktor ekonomi," terangnya.
Faktor lainnya, kata Fuad, karena ada yang ingin berangkat bersama dengan keluarganya sehingga menunggu kuota pemberangkatan di tahun 2024 nanti.
Kemudian, sambung dia, karena ada calon jemaah yang meninggal dan sakit.
"Ada juga suaminya yang bisa berangkat tapi istrinya belum dapat kuota, sehingga menunda berangkat," ujarnya.
"Jadi tidak bisa berangkatnya karena berbagai hal, sehingga kemungkinan ada jemaah cadangan yang akan berangkat. Cuma untuk jumlah pastinya belum tahu," sambungnya.
Sementara itu, lanjut Fuad, dari total kuota 1.147 calon jemaah haji asal KBB, hanya 1.111 yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2023 di hari terakhir pelunasan.
"Jumlah itu terdiri dari kuota pelunasan murni, pelunasan kuota lansia, serta pelunasan kuota cadangan," paparnya.
Fuad menyebut, batas waktu pelunasan Bipih tahun 2023 jatuh pada hari Jumat 19 Mei 2023. Hal itu diputuskan setelah adanya perpanjangan waktu pelunasan Bipih sebanyak dua kali.
Pihak Kemenag KBB pun telah berkoordinasi dengan KBIHU se-KBB serta para Kepala KUA untuk mengidentifikasi calon jemaah haji yang belum bisa melunasi Bipih tahun 2023.
"Jadi ada 36 orang yang belum melunasi Bipih sampai hari terakhirnya," ujarnya.
"Makanya kami koordinasi dengan KBIHU se-KBB serta para Kepala KUA untuk mengidentifikasi calon jemaah haji yang belum bisa melunasi Bipih," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


