Cuaca Ekstrem Melanda, Pemkot Bandung Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana
Pemkot Bandung mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan risiko pohon tumbang, banjir dan tanah longsor semakin tinggi di sejumlah wilayah.
“Saat ini kita harus selalu siaga menghadapi bencana, terutama karena kondisi cuaca yang ekstrem. Cuaca ekstrem menyebabkan pohon-pohon mudah tumbang dan tanah longsor, sehingga kita masih dalam kondisi siaga tinggi terhadap bencana hidrometeorologi,” kata Farhan, Senin 26 Mei 2025.
Ia mencontohkan, peristiwa yang terjadi baru-baru ini di wilayah Sukajadi sebagai peringatan akan pentingnya kesiapan. “Contohnya, kemarin terjadi robohnya sebuah rumah di Sukajadi. Untungnya, penghuni rumah tersebut sedang tidak ada sehingga tidak ada korban jiwa," ucapnya.
Sebagai langkah tanggap, pihaknya telah menyiagakan berbagai instansi teknis seperti Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga (DSDABM), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) serta BPBD.
“Untuk itu, kita harus terus siaga selama 24 jam. Mulai dari DSDABM, Damkar, DPKP hingga instansi terkait lainnya agar dapat merespons dan menangani bencana dengan cepat dan tepat. Masyarakat harus waspada dan segera melapor setiap adanya potensi bahaya," ujar dia. *
Editor : Ahmad Sayuti

