Curug Mangli, Wisata Air Terjun Perawan di Desa Tangsijaya Bandung Barat

Curug Mangli merupakan salah satu wahana wisata alam yang berada di Desa Tangsijaya, Kabupaten Bandung Barat.

Curug Mangli, Wisata Air Terjun Perawan di Desa Tangsijaya Bandung Barat
Curug Mangli, salah satu air terjun yang jadi pesona wisata alam di Desa Tangsijaya, Kabupaten Bandung Barat.

INILAHKORAN, Ngamprah - Bagi anda para pecinta wisata yang gemar menikmati suasana di air terjun atau curug, Curug Mangli bisa jadi salah satu rekomendasi air terjun yang bisa dikunjungi.

Curug Mangli berlokasi di Desa Tangsijaya dan berada pada 7° 0'484" LS dan 107°12'375" BT. Curug Ngebul Sindangjaya berada pada ketinggian 2667 mdpl.

Curug Mangli sendiri berada pada aliran sungai Cidadap dan tersambung dengan beberapa curug yang ada di Desa Sindangjaya seperti Curug Muara Cikadu, serta Curug Supel.
Adapun ketinggian Curug Mangli sekitar 10 meter. Namun, bagi wisatawan yang ingin berkunjung harus menggunakan jasa guide dengan tarif berkisar Rp100.000- Rp 150.000 lantaran aksesnya yang masih sulit untuk dilalui oleh wisatawan.

Baca Juga: Wisata KBB Buka saat Nataru, Dishub KBB Beri Perlakuan Khusus di Dua Lokasi Ini

Waktu tempuh untuk bisa sampai ke Curug Mangli dengan berjalan kaki selama 1-2 jam. Kendati demikian, hal itu akan terbayarkan dengan beragam aktivitas wisata yang dapat dilakukan di kawasan Curug Mangli yaitu, trekking, berenang, fotografi, sightseeing, hammocking dan camping.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Heri Partomo mengatakan, Curug Mangli posisinya berada dikawasan hutan lindung yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Bandung Barat.

"Kondisi alam yang masih alami, dan air yang mengalir dari curug tersebut masih sangat jernih menjadikan daya tarik wisata Curug Mangli cocok untuk wisatawan yang tertarik dengan wisata alam dan petualangan," katanya belum lama ini.

Baca Juga: Kunjungi Eko-Wisata Alam Eiger Adventure Land di Megamendung, Emil : Jadi Penyemangat Jabar Juara

Ia menyebut, vegetasi di kawasan Curug Mangli masih sangat alami dan ditumbuhi oleh berbagai macam tanaman, yaitu tanaman kopi, pohon karet, pohon pinus, pohon jati dan tanaman produksi lainnya.

"Curug Mangli tidak satu aliran sungai dengan Curug Malela dan ditengahnya ada Gua yang disebut Gua Mangli, Curug mangli dapat ditemukan bagi pengunjung yang akan datang ke Curug Ngebul," sebutnya.

Ia mengakui, belum ada fasilitas yang terdapat di sekitar Curug Mangli, namun hanya ada toilet umum dan lokasinya berada cukup jauh dari Curug Mangli.

Baca Juga: Selama Libur Nataru Wisata KBB Dibuka, Namun dengan Catatan Ini

"Ada mushola dan warung yang berada di dekat dengan Curug Malela serta fasilitas umum yang terdapat yaitu parkiran motor dan mobil," ujarnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk jarak menuju Curug Mangli dari pusat jalan raya utama menuju Curug Mangli Sindangjaya sekitar 4 km dengan waktu tempuh 1-2 jam.
"Akses menuju Curug Mangli Sindangjaya terbilang cukup sulit. Lebar jalur trekking menuju kawasan kurang lebih 1 meter," tandasnya. *** (agus satia negara)


Editor : inilahkoran