Cut Intan Nabila Diduga Sempat Beri Kode 'Minta Tolong' Sebelum Viralkan Video KDRT
Cut Intan Nabila seolah sudah mengirimkan isyarat minta tolong seminggu sebelum memposting video tentang KDRT yang dilakukan oleh suaminya, Armor Toreador.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Cut Intan Nabila seolah sudah mengirimkan isyarat minta tolong seminggu sebelum memposting video tentang KDRT yang dilakukan oleh suaminya, Armor Toreador. Isyarat tersebut disampaikan melalui video yang menampilkan ASIP (Air Susu Ibu Perah).
Dalam video tersebut, Cut Intan Nabila tampak sedang menata ASIP di atas meja, lalu memperlihatkan tanda empat jari melalui tangan kirinya dengan efek slow motion ke arah kamera. Sementara itu, tangan kanannya terlihat mengalami lebam.
Ketika seseorang berada dalam situasi berbahaya, terdapat berbagai kode atau tanda darurat untuk meminta bantuan. Salah satu isyarat pertolongan tersebut adalah dengan menunjukkan empat jari terbuka dan ibu jari tertutup.
Kode yang diduga isyarat meminta tolong yang ditunjukkan oleh Cut Intan Nabila tersebut langsung menjadi sorotan netizen.
"Kalian nyadar gk sih pas dia slow kan vdeonya dia ngasih kode 4 jari, berarti dia memang btuh bantuan," tulis akun mutiara***
"pada lebam juga ga si tangannya," sahut akun netizen Selvi***
"ya Allah iya baru sadar, semoga cepat ditangani.. huhu ga tega," kata akun shomu***

Sementara itu, Armor Toreador, pria Bogor tersangka pelaku KDRT terhadap istrinya, Cut Intan Nabila, sudah diamankan.
Armor Toreador diamankan aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor di salah satu hotel di Jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa malam.
Aparat Satreskrim Polres Bogor berdasarkan patroli cyber di media sosial, melakukan penyelidikan hingga mencari ke rumahnya di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
“Setelah Selasa siang melakukan patroli cyber, malam hari tepatnya pukul 19.45 WIB, kami berhasil mengamankan terduga pelaku KDRT di salah satu hotel di Kemang, Jakarta Selatan,” ucap Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Rabu, 14 Agustus 2024.
Editor : Firda Rachmawati

