Dadang Supriatna Gercep Bantu Bayar Tagihan BPJS Kesehatan Warganya yang Menderita Tumor Rahim
Tak sedikit warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan selam bertahun-tahun, namun tidak pernah menggunakan fasilitasnya. Sayangnya, ketika kondisi ekonomi menurun dan iuran tertunggak, peserta justru menghadapi kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Tak sedikit warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan selam bertahun-tahun, namun tidak pernah menggunakan fasilitasnya. Sayangnya, ketika kondisi ekonomi menurun dan iuran tertunggak, peserta justru menghadapi kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
Kasus serupa terjadi di Kabupaten Bandung. Salah satunya dialami Novianti Safitri, warga Kecamatan Pameungpeuk. Ia menderita tumor ganas di rahimnya. Namun, lantaran status kepesertaan BPJS Kesehatannya tertunda akibat tunggakan iuran ia tidak dapat segera mendapatkan penanganan medis.
Mendengar keluhan tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna turun tangan membantu. Dengan kepedulian dan respons cepatnya, dia melunasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan Novianti sehingga kepesertaannya kembali aktif.
Dengan kepesertaan yang telah aktif, Novianti akhirnya dapat segera menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan tanpa kendala administrasi. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa tumor berukuran 12 cm di rahimnya tersebut harus segera dioperasi agar nyawanya dapat terselamatkan.
Melalui pesan singkat, Novianti dan keluarganya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna.
“Terima kasih Pak Bupati Bandung atas bantuan yang telah diberikan kepada saya. Ya Allah, semoga Pak Bupati selalu diberi kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang melimpah. Rasanya seperti mimpi mendapat pertolongan ini,” kata Novianti penuh haru, Minggu 28 September 2025.
Dadang menegaskan, pemerintahan daerah dan aparatur sipil negara (ASN) harus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.
“Pemerintah harus selalu hadir untuk masyarakat, terutama dalam hal kesehatan. Tidak boleh ada warga Kabupaten Bandung yang kesulitan berobat hanya karena kendala administrasi. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujarnya.
Kejadian itu menegaskan komitmen Dadang Supriatna dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera).
Editor : Doni Ramdhani


