Danau Retensi Cieunteung Baleendah Jadi Spot Mancing Favorit Warga Sekitar
Keberadaan danau retensi Cieunteung di Kelurahan/ Kecamatan Baleendah menjadi spot memancing favorit bagi masyarakat sekitar. Apalagi, saat musim libur sekolah, tak hanya orang tua, anak-anak yang gemar memancing pun turut mencoba peruntungan kailnya di danau buatan seluas 8,7 hektar tersebut. Berbagai jenis ikan seperti ikan nila, golsom, ikan mas, patin, lele dan lainnya bisa dibawa pulang dengan gratis oleh para pemancing.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Keberadaan Danau Retensi Cieunteung di Kelurahan/ Kecamatan Baleendah menjadi spot memancing favorit bagi masyarakat sekitar. Apalagi, saat musim libur sekolah, tak hanya orang tua, anak-anak yang gemar memancing pun turut mencoba peruntungan kailnya di danau buatan seluas 8,7 hektar tersebut. Berbagai jenis ikan seperti ikan nila, golsom, ikan mas, patin, lele dan lainnya bisa dibawa pulang dengan gratis oleh para pemancing.
"Mumpung libur sekolah saya dan dua orang kawan sengaja mancing di danau Cieunteung. Sudah sering sih, biasanya kalau mancing disini Sabtu dan Minggu. Nah sekarang kan lagi libur sekolah jadi bisa setiap hari mancingnya. Ikan disini lumayan besar-besar," kata Zaki Ahmad (14) salah seorang warga Kecamatan Baleendah, Rabu 31 Desember 2025.
Hujan rintik-rintik dengan cuaca mendung khas Bulan Desember pun tak menyurutkan niat mereka untuk tetap datang dan memancing di danau yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk mengurangi dampak banjir dari aliran Sungai Citarum tersebut. Bahkan yang biasa mancing di danau ini tak hanya warga Baleendah saja, terkadang warga dari luar daerah pun sengaja datang ketempat ini untuk menjajal joran miliknya.
" Biasanya ada juga yang datang dari luar Baleendah. Seperti dari Majalaya, Cibiru, Katapang, Kota Bandung dan lain-lain. Ketemu disini, yah kita jadi saling kenal dan menambah banyak teman. Senang saja, selain menyalurkan hobi dan hiburan serta jadi tempat ngobrol silaturahmi dengan sesama pemancing," kata Ade Hamzah( 49) salah seorang pemancing warga Kampung Cigado Baleendah.
Danau Cieunteung yang berada dikawasan perkotaan Kecamatan Baleendah ini juga menjadi tempat bercengkrama dan bersantai warga sekitar. Karena selain memancing, area terbuka disekitar danau pun menjadi ruang publik untuk beraktivitas. Seperti berolahraga jogging, senam hingga anak-anak bermain bola dibawah rindangnya pepohohan. Jika ingin minum kopi dan makan, tak perlu khawatir karena diluar benteng danau terdapat beberapa warung-warung sederhana yang menyediakan makanan dan minuman.
Namun sayangnya, meski menjadi ruang publik, disudut-sudut danau sampah plastik dan lainnya nampak mengapung ditepian danau. Sehingga mengganggu kenyamanan pandangan pengunjung. Sampah-sampah yang mengapung diatas permukaan air ini, lumayan banyak dan berpindah-pindah tempat karena terbawa arus air dan angin.
"Sudah bagus sih tempatnya mah. Cuma sayang masih banyak sampah dipinggiran danaunya. Jadinya enggak enak dilihat dan terkadang menghalangi kail pancing," ujar Ade.***
Editor : JakaPermana


