Dari Terik Matahari Hingga Turun Kabut, Mahasiswa Bogor Ngotot Desak Pemerintah Tertibkan Restoran Astro Puncak

Sabtu, akhir pekan yang harusnya diisi dengan liburan, dimanfaatkan aktivis mahasiswa Bogor untuk berunjuk rasa di depan Restoran Nasi Liwet  Asep Stroberi (Astro) Puncak.

Dari Terik Matahari Hingga Turun Kabut, Mahasiswa Bogor Ngotot Desak Pemerintah Tertibkan Restoran Astro Puncak
Aksi mahasiswa dan aktivis Kabupaten Bogor meminta pemerintah untuk menertibkan Restoran Astro di Kawasan Puncak/Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor -Sabtu, akhir pekan yang harusnya diisi dengan liburan, dimanfaatkan aktivis mahasiswa Bogor untuk berunjuk rasa di depan Restoran Nasi Liwet  asep stroberi (Astro) puncak.

Panasnya terik matahari, lalu cuaca berganti hujan dan berkabut, para aktivis mahasiswa itu tidak surut semangat dalam melakukan aksi unjuk rasa di depan Restoram Astro puncak. .

Aksi mereka turun ke demokrasi jalanan karena menganggap Restoran Nasi Liwet Astro puncak telah melanggar aturan perundangan-undang atau peraturan daerah.

"Kami juga menduga bangunan tersebut penyebab salah satu  bencana banjir yang ada di Kawasan puncak, beberapa waktu lalu," kata koordinator aksi, Riski Ramadhan, Sabtu 22 November 2025.

Dalam aksinya, aktivis mahasiswa itu membawa spanduk bertuliskan sandirwara penegakan hukum, rakyat kecil dipersekusi cukong diberi karfet merah. 

Restoran Nasi Liwet Astro puncak, diketahui sudah mendapatkan surat peringatan (SP) 3 sebanyak 3 kali dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

Namun, SP 3 tersebut tidak ditindak lanjuti Satpol PP Kabupaten Bogor, yang biasanya garang ketika menggusur bangunan ilegal Pedagang Kaki Lima (PKL).

"Kami turun aksi unjuk rasa hari ini, atas keluhan dan kajian bahwa Restoran Nasi Liwet Astri Puncaj ini telah mendapatkan SP 3, dan bahwasanya Restoran ini dinilai kuat tidak tersentuh atau kebal hukum, terutama  dari Satpol PP Kabupaten Bogor," tutur Riski Ramadhan.

Ia menegaskan, bahwa aktivis mahasiswa akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dan akan  mendesak kepada Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran lantai 4 dan 5 Restoran Nasi Liwet Astro puncak.

"Kami juga mendesak Gubernur Jawa Barat Dedu Mulyadi menindak tegas Restoran Nasi Liwet Astro puncak karena merupakan hasil kerjasama operasi antara PT. Jasa Sarana Wisata (Jaswita) dengan pihak investor," tegasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti