DBMPR Jabar Maraton Pastikan Jalan Mulus Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang DBMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono memastikan akan bergerak secara maraton guna menjamin jalan mulus dalam menghadapi arus mudik dan balik lebaran 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang DBMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono memastikan akan bergerak secara maraton guna menjamin jalan mulus dalam menghadapi arus mudik dan balik lebaran 2025.
Bambang mengatakan, saat ini DBMPR Jabar telah menerjunkan tim untuk mulai bekerja, dalam perbaikan jalan milik provinsi.
"Seperti biasa, DBMPR Jabar harus memastikan bahwa semua jalan provinsi, paling tidak itu betul-betul bisa melayani untuk arus mudik maupun arus balik. Jadi mulai dari sekarang tim kita sudah terus maraton ya untuk memastikan hal itu," ujar Bambang di Kota Bandung, Senin 17 Februari 2025.
Saat ini sambung Abeng, sapaan Bambang Tirtoyuliono, kondisi kemantapan jalan milik provinsi di angka 86,44 persen. Atau mayoritas layak digunakan dari total 2.360 kilometer ruas jalan milik provinsi.
"Secara menyeluruh kondisi kemantapan jalan kita di 86,44 persen. Tetapi apapun ceritanya, pemeliharaan rutin kita memastikan bahwa para pengguna jalan harus dalam kondisi nyamanlah tidak memberikan dampak risiko begitu," ucapnya.
Dia menargetkan, ada peningkatan kemantapan jalan pada tahun ini, setidaknya terkatrol mencapai 93 persen.
"Target kita sih tahun 2025 ini bisa di posisi 93 persenan," imbuhnya.
Soal jalan mana yang menjadi fokus, Abeng menerangkan ada beberapa titik. Tetapi mayoritas yang akan direvitalisasi adalah jalan ke tempat wisata. Dimana kini secara bertahap telah dilakukan.
"Jadi ada beberapa, akses-akses menuju pusat-pusat pariwisata pun itu kita (perbaiki) yang punya provinsi ya. Itu termasuk di antara yang kita coba prioritaskan, selain jalan-jalan arteri yang pasti digunakan untuk arus balik maupun arus mudik lebaran," paparnya.
"Itu kita pastikan dalam kondisi layak untuk digunakan. Begitu juga akses-akses menuju pusat-pusat pariwisata," imbuhnya.
Sementara terkait revitalisasi jalan Parungpanjang-Bunar yang rusak akibat truk tambang, DBMPR Jabar kata dia sudah mempersiapkannya untuk segera direvitalisasi.
Dimana rencananya akan merevitalisasi sekitar 1,1 kilometer dari 13 kilometer jalan yang rusak akan diperbaiki, dengan menelan anggaran Rp10 miliar.
"Itu sudah disampaikan oleh Pak Gubernur (Dedi Mulyadi), kemudian Pak Sekda (Herman Suryatman) sudah menyiapkan. Kita tentunya dinas teknis yang mempersiapkan semua," kata dia.
Sedangkan mengenai jalan khusus truk tambang, agar tidak lagi merusak jalan Parungpanjang-Bunar, dimana sempat ada rencana pembangunan jalan tol khusus truk tambang, DBMPR Jabar kata dia akan terus mendorong agar segera dilaksanakan pemerintah pusat.
"Itu juga bagian yang tidak terpisah untuk kita dorong bisa dilaksanakan, bisa dikerjakan dengan mekanismenya tentunya berbeda. Kita punya target lah, tentunya kita tinggal melaksanakan," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

