Dedi Mulyadi Isyaratkan Masyarakat Sekitar Kilang Minyak Balongan Indramayu Bakal Direlokasi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengisyaratkan masyarakat sekitar kilang minyak Balongan, Kabupaten Indramayu bakal direlokasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengisyaratkan masyarakat sekitar kilang minyak Balongan, Kabupaten Indramayu bakal direlokasi.
Dedi Mulyadi mengatakan, hal itu dilakukan sebagai mitigasi bersama dengan Pertamina Internasional kilang dan Pertamina Patraniaga, terhadap keselamatan masyarakat sekitar kilang Balongan.
Sebab, kerap terjadi kebakaran di kilang Plumpang maupun Balongan, sehingga jangan sampai menimbulkan korban jiwa.
“Rencananya, di areal sekitar Pertamina merupakan daerah aman, yang tidak boleh lagi ada bangunan, kawasan perumahan pemukiman, apabila terjadi bencana seperti kasus Plumpang itu sangat mengancam nyawa masyarakat,” ujar Dedi dikutip Kamis 31 Juli 2025.
Pihak Pertamina sendiri lanjut dia, sudah mengajukan rencana penetapan lokasi agar area 50 meter di depan kilang Balongan bisa diamankan. Pertamina juga sudah melakukan sosialiasi dan memberikan kompensasi tinggi, seiring adanya relokasi ini.
“Jadi warga dikasih ganti untung,” ucapnya.
Dedi berharap, jika kompensasi yang didapatkan warga di sekitar Balongan, bisa membiayai pergeseran rumah tinggal yang baru, dari lahan kering ke lahan basah.
Rencana yang sama juga akan dilakukan Pertamina di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Cikampek. Pihak Pertamina akan membuat bufferzone 50 meter dari area TBBM dan berencana memberikan ganti rugi pada warga sekitar.
“Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik. Pertamina bisa terus memproduksi produksi energi bagi kepentingan rakyat Indonesia dan warga mendapat ketenangan, kebahagiaan dan kesejahteraan,” harapnya.
Keselamatan warga di areal kilang Balongan memang penuh risiko, berkaca dari kebakaran hebat 2021 lalu. Pada Senin 29 Maret 2021 selam, kebakaran juga terjadi di kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada pukul 00.45 WIB dini hari.
Akibat insiden terbakar dan meledaknya tangki di kilang Balongan, dilaporkan 2.788 rumah warga sekitar mengalami kerusakan dan yang telah diverifikasi sebanyak 1.313 rumah.
Jumlah korban dilaporkan mencapai 895 jiwa, terdiri atas 353 kepala keluarga. Selain itu, belasan warga luka-luka dan satu orang meninggal dunia.
Editor : Doni Ramdhani


