Dedi Mulyadi Sebut Siswa Pendidikan Karakter Panca Waluya Berpotensi Masuk Akmil

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, siswa peserta pendidikan karakter Panca Waluya berpotensi masuk ke Akademi Militer (Akmil).

Dedi Mulyadi Sebut Siswa Pendidikan Karakter Panca Waluya Berpotensi Masuk Akmil
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, siswa peserta pendidikan karakter Panca Waluya berpotensi masuk ke Akademi Militer (akmil).

Kans ini ada kata Dedi, karena siswa yang mengikuti pendidikan karakter Panca Waluya sudah mendapatkan pengetahuan kedisiplinan dasar selama berada di barak militer.

Apalagi bagi siswa yang kata dia, memang memiliki minat menjadi tentara. Tinggal lanjut Dedi, mereka dibina lebih lanjut supaya keinginan masuk akmil bisa terealisasi.

"Oh, bisa. Sebenarnya anak-anak yang lulusan barak hari ini kan sudah terbentuk tuh. Nah, yang mereka tuh rata-rata kan pengen masuknya Secaba saya lihat ya. Mereka tinggal dibina saja sekarang," ujar Dedi di Kota Bandung baru-baru ini.

Misal kata dia, saat ini siswa yang bersangkutan tengah berada di kelas XI atau kelas 2 setara SMA atau SMK, tinggal dipersiapkan sesuai kebutuhan persyaratan masuk akmil.

"Jadi sangat baik. Bahkan kalau saya anak nakal itu potensi bagi TNI. Jadi kalau di anak itu nakal, bandel, berandal, potensi itu. Karena tentara itu kan diperlukan orang-orang yang pemberani," ucapnya.

Setiap anak sambung Dedi, memiliki potensi masing-masing. Bahkan dalam ketentaraan sekalipun, bukan hanya kemampuan fisik yang dibutuhkan. Tetapi juga pengetahuan lain, yang sejatinya membuka peluang bagi anak untuk masuk akmil.

"Jadi tidak ada yang bukan potensi. Tetapi kan TNI hari ini juga tidak hanya mengarah pada fisik. Sudah mengarah pada kemampuan teknologi ya. Kemampuan teknologi cyber yang gitu kan," pungkasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti