Kota Bandung Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Lewat Pendekatan Humanis
Pemkot Bandung perkuat pendidikan karakter siswa SMP lewat pendekatan humanis. Program ini ditargetkan menyentuh seluruh kelas IX pada Desember 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID,Bandung- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen memperkuat program Pendidikan karakter bagi peserta didik kelas IX SMP Negeri. Program ini dirancang agar siswa dapat menerima pembelajaran karakter secara langsung di sekolah.
Wali Kota Bandung, Farhan'>Muhammad Farhan, menjelaskan langkah ini diambil karena seluruh siswa kelas IX perlu mendapatkan penguatan pembinaan karakter untuk membentuk pribadi unggul di lingkungan sekolah masing-masing.
Sebagai tahap awal, Dinas Pendidikan Kota Bandung telah melaksanakan program piloting di empat sekolah, yakni SMP Negeri 5, 13, 33, dan 49 Kota Bandung.
Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif, antara lain meningkatnya rasa percaya diri (60 persen), kondisi kelas lebih kondusif (70 persen), serta ketertiban saat upacara bendera (85 persen). Evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan bersama tim ahli dari Universitas Pendidikan Indonesia mengungkapkan perubahan perilaku itu terlihat hanya dalam empat kali pertemuan selama satu bulan.
Melihat capaian tersebut, Farhan memastikan program penguatan karakter akan diperluas secara bertahap ke seluruh SMP Negeri di Kota Bandung. Targetnya, hingga Desember 2025, seluruh siswa kelas IX sudah mengikuti pembelajaran Pendidikan karakter.
"Mulai minggu depan, kegiatan tahap kedua akan diselenggarakan dua kali dalam sebulan, dengan jadwal pukul 07.00–14.30 WIB setiap Jumat di minggu ke-2 dan ke-3. Selain melibatkan TNI-Polri, program ini juga bekerja sama dengan guru PKN, PJOK, dan guru lainnya," jelas Farhan.
Menurutnya, hasil evaluasi ini akan menjadi dasar pertimbangan Pemkot Bandung dalam merumuskan kebijakan terkait muatan lokal di satuan pendidikan. Program ini juga akan terus disempurnakan, khususnya pada penyesuaian silabus agar sesuai dengan kebutuhan dan cara belajar siswa.
"Dinas Pendidikan, tim ahli, dan TNI-Polri terus melakukan perbaikan agar tahun depan pembelajaran yang sesuai karakteristik peserta didik di Kota Bandung dapat tumbuh dan berkembang. Tujuannya agar mereka menjadi generasi unggul, mandiri, bertanggung jawab, dan sukses," tutur Farhan.
Ia berharap inisiatif penguatan karakter ini dapat memperkuat ekosistem pendidikan di Kota Bandung.
"Kami yakin, dengan menghadirkan pembelajaran karakter yang lebih humanis sekaligus membentuk pola pikir positif, Pemkot Bandung mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Dengan begitu, siswa tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga matang secara emosional dan spiritual," pungkasnya.***
Editor : Ghiok Riswoto

