Dedi Mulyadi Ungkap Pendapatan Pajak Kendaraan Jabar Melonjak 3 Kali

Kebijakan diskon pajak kendaraan bermotor sebesar 10 persen yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat libur Lebaran 2026 membuahkan hasil signifikan. 

Dedi Mulyadi Ungkap Pendapatan Pajak Kendaraan Jabar Melonjak 3 Kali
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi./INILAHKORAN-Yuliantono

INILAHKORAN.ID - Kebijakan diskon pajak kendaraan bermotor sebesar 10 persen yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa barat saat libur Lebaran 2026 membuahkan hasil signifikan. 

Gubernur Jawa barat, Dedi Mulyadi mengungkapkan, pendapatan dari sektor tersebut melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Terima kasih ya kepada para wajib pajak kendaraan bermotor, yang selama libur Lebaran memanfaatkan fasilitas diskon 10 persen dan saya sampaikan, pendapatannya tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Dedi, Rabu 25 Maret 2026.

Menurut Dedi, peningkatan drastis ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan di Jawa barat.

“Tentunya ini karena kecintaan masyarakat Jawa barat terhadap pembangunan di Jawa barat,” katanya.

Ia menilai, momentum Lebaran justru dimanfaatkan warga untuk tetap produktif dalam berkontribusi terhadap daerah, termasuk melalui pembayaran pajak kendaraan.

Dedi memastikan, peningkatan pendapatan pajak kendaraan bermotor akan langsung berdampak pada percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan di berbagai wilayah Jawa barat.

“Dan mulai minggu depan kita akan gaspol lagi untuk terus membangun jalan-jalan di seluruh Provinsi Jawa barat, berdasarkan kemampuan keuangan yang kita miliki,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut bersumber dari kontribusi masyarakat itu sendiri.

“Dan itu merupakan kecintaan yang dibayarkan melalui pajak kendaraan bermotor pada Pemerintah Provinsi Jawa barat, oleh wajib pajak kendaraan bermotor seluruh Jawa barat,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan, termasuk kritik yang kerap dialamatkan kepadanya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada yang support terhadap kegiatan Pemprov Jabar, termasuk pada saya pribadi. Saya ucapkan terima kasih dukungannya semuanya. Saya tidak artinya, bila tak ada dukungan saudara semua,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut kritik sebagai bagian penting dalam proses memperbaiki diri sebagai pemimpin.

“Saya juga mau ucapkan terima kasih pada setiap hari nyinyir, kritik, dengan berbagai argumentasi. Nuhun banget ya. Saya dikritik setiap hari, saya dikasih minum obat, pahit tapi akan membuat saya lebih sehat,” katanya.

Dedi menilai kritik yang terus mengalir merupakan bentuk perhatian masyarakat terhadap kinerjanya.

“Saya memahami, bapak dan ibu mengkritik saya, nyinyirin saya, itu merupakan kecintaan kepada saya karena setiap hari di pikirannya hanya ada saya, sehingga tidak ada hari tanpa membicarakan saya. Nuhun ya,” pungkasnya.***


Editor : JakaPermana