Demi Guardiola, Azzuri Rela Bobol Brankas

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tampaknya tidak main-main dalam upaya mereka membangun ulang kekuatan Gli Azzurri.

Demi Guardiola, Azzuri Rela Bobol Brankas
Presiden FIGC, Giovanni Malago, secara terbuka mengonfirmasi bahwa pihaknya siap membuat "pengecualian" anggaran gaji demi bisa melabuhkan Pep Guardiola sebagai pelatih kepala Timnas Italia.

Presiden FIGC, Giovanni Malago, secara terbuka mengonfirmasi bahwa pihaknya siap membuat "pengecualian" anggaran gaji demi bisa melabuhkan Pep Guardiola sebagai pelatih kepala Timnas Italia.

Pernyataan ini muncul di tengah kencangnya rumor selama 48 jam terakhir, di mana Direktur Teknik Italia Paolo Maldini bersama penasihat khususnya, Leonardo, dilaporkan telah terbang ke Barcelona pada akhir pekan lalu untuk menggelar negosiasi langsung dengan mantan manajer Manchester City tersebut.

Membawa pelatih dengan kaliber dan tuntutan gaji sebesar Guardiola ke level tim nasional awalnya dianggap sebagai sebuah kemustahilan secara finansial. Namun, Malago membuka pintu lebar-lebar untuk skenario tersebut.

"Ada aspek keuangan tertentu yang harus dipertimbangkan, dan rasanya terlalu meremehkan jika saya hanya mengatakan bahwa kami harus 'mengencangkan ikat pinggang' untuk mewujudkan hal ini," ungkap Malago dalam wawancaranya bersama Cronache di Spogliatoio dan Gazzetta dello Sport.

"Beberapa pengecualian telah dibuat. Sebagai contoh, pengecualian yang berkaitan dengan nama yang sedang membuat gelombang besar saat ini: Pep Guardiola. Saya tidak perlu duduk di sini dan menjelaskan alasan yang sudah sangat jelas mengapa dia akan menjadi sebuah pengecualian," tegas sang Presiden.

Langkah berani FIGC dengan mengutus Maldini dan Leonardo untuk mempresentasikan proyek Timnas secara langsung kepada Guardiola menjadi sinyal kuat ke mana arah revolusi sepak bola Italia ini akan bermuara.

Malago menilai manuver tersebut sebagai sebuah keharusan. "Saya pikir sangat tepat dan penting untuk membuka dialog dan menjaganya tetap hidup," tambahnya.

Meski FIGC bersedia membobol brankas mereka demi Guardiola, Malago mengingatkan publik bahwa kesepakatan belum tentu tercapai. "Itu juga bukan jaminan bahwa kesepakatan ini akan terwujud," tuturnya memperingatkan.

Selain Guardiola, sejumlah nama pelatih top juga masuk dalam pusaran bursa pelatih Gli Azzurri. Menariknya, pelatih berpengalaman Antonio Conte baru-baru ini mengklaim bahwa dirinya belum dihubungi oleh pihak federasi.

Menanggapi hal tersebut, Malago menepis anggapan bahwa FIGC tidak menghormati kandidat lain. Ia mengisyaratkan bahwa federasi tengah mencari sosok pelatih dengan pendekatan taktik yang lebih modern.

"Ini sama sekali bukan soal kurangnya rasa hormat terhadap orang lain, karena diskusi dengan pihak lain sudah dilakukan. Seseorang bisa saja memilih pelatih yang mungkin berasal dari aliran pemikiran yang lebih baru (more recent school of thought), jadi ini adalah masalah yang sangat subjektif," jelasnya.

Lantas, apakah daftar kandidat kini hanya mengerucut pada Pep Guardiola, Andrea Pirlo, dan Roberto Mancini? "Sama sekali tidak," pungkas Malago. "Kami sedang memikirkan profil (pelatih) tertentu, dan nama-nama tersebut pastinya masuk ke dalam kategori itu." (bsf)


Editor : Inilahkoran