Demi Level PPKM Turun, Garut Kebut Vaksinasi Covid-19
Menyusul PPKM nail ke level 3, Kabupaten Garut langsung memperluas dan mempercepat pelaksanaan vaksinasi ke berbagai kalangan masyararkat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Garut naik ke level 3 pada perpanjangan PPKM Jawa Bali 4-18 Oktober 2021, Kabupaten Garut langsung mengebut memperluas dan memercepat pelaksanaan vaksinasi ke berbagai kalangan masyarakat.
Selain dipusatkan di sentra vaksinasi di Gedung Pendopo Garut, vaksinasi juga menyasar kalangan masyarakat di kecamatan-kecamatan dan sejumlah titik keramaian seperti pusat perbelanjaan.
Berbagai stake holder pun dilibatkan untuk berkontribusi dalam pelaksanaan vaksinasi. Mulai kalangan akademisi, perbankan, perhotelan, rumah makan, tempat wisata, hingga asosiasi klinik, dan lainnya.
Targetnya, dalam dua pekan, vaksinasi di Kabupaten Garut bisa mencapai sedikitnya 50 persen dari sasaran. Sehingga jika terjadi perpanjangan PPKM Jawa-Bali lagi maka PPKM di Garut dapat kembali turun ke level 2.
Baca Juga: Meski Tren Kasus Covid-19 Menurun, Warga Garut Diimbau Tetap Jaga Prokes dan Aktif Ikuti Vaksinasi
"Alhamdulillah, Target satu minggu 130 ribu (vaksinasi) tercapai, dari mulai tanggal 9, sekarang tanggal 16. Dalam tujuh hari, kita sudah tervaksin dengan gerakan gotong-royong. Kita vaksin 130 ribu orang (dari) target 500 ribu satu bulan. Bulan depan, kita ke level 2," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di sela peninjauan vaksinasi di Kecamatan Cisompet selatan Garut, Sabtu 16 Oktober 2021.
Rudy pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut.
Tak cukup hanya menunggu kedatangan warga, para petugas di sejumlah daerah bahkan melakukan jemput bola melakukan vaksinasi ke pelosok-pelosok. Di sejumlah tempat, untuk memancing minat masyarakat, penyelenggara bahkan mengiming-imingi peserta vaksinasi dengan beragam hadiah kejutan.
Baca Juga: Pola Pangan di Garut Masih Rendah, Ini Langkah Dinas Ketahanan Pangan
Menyemangati pelaksanaan vaksinasi, Dinas Perindustrian Perdagangan Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut bekerja sama dengan Asosiasi Ritel Garut menggelar vaksinasi di halaman sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Garut Kota.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag dan ESDM Garut Heri Gunawan berharap kegiatan tersebut dapat mendorong penurunan PPKM Garut yang saat ini di level 3 ke level 2. Sehingga terbuka peluang pemulihan ekonomo dari sektor ritel karena nantinya akan ada sedikit pelonggaran kegiatan masyrakat.
Tak ketinggalan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Garut pun sejak lama terus aktif menggelar vaksinasi di berbagai lokasi bekerjasama pemerintah kecamatan, puskesmas, dan desa/kelurahan setempat.
Baca Juga: Alhamdulillah... BOR Pasien Covid-19 di RS di Garut Tersisa 4,78 Persen
"Kolaborasi ini bagian dari ikhtiar percepatan vaksinasi di Garut. Semoga sampai akhir Oktober 2021, bisa mencapai 50 persen agar kita kembali ke level 2 dan bisa segera mengakhiri pandemi Covid-19," harap Ketua DPC PDIP Garut Yuda Puja Turnawan, Minggu 17 Oktober 2021.
Dia menyebutkan, hingga 14 Oktober 2021, sudah sebanyak 655.899 warga Garut telah divaksin dosis pertama dari sasaran vaksinasi 1.977.713 orang. Atau, baru sekitar 33,2 persennya divaksin.
"Kami juga mengapresiasi setinggi-tingginya para nakes vaksinator yang penuh dedikasi melakukan vaksinasi; serta pemerintahan desa, para RW (Rukun Warga), kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), dan para pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) yang menggerakan warga untuk mau divaksin," ucapnya.***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


