Diingatkan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Kadishub Ngaku Sudah Konsisten Tertibkan Angkot Tua

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sujatmiko Baliarto siap menjalankan intruksi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim perihal penertiban angkot tua atau lebih dari 20 tahun. Meski begitu untuk program rerouting dan konversi angkot Peraturan Wali Kota (Perwali)-nya masih disusun. 

Diingatkan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Kadishub Ngaku Sudah Konsisten Tertibkan Angkot Tua
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sujatmiko Baliarto siap menjalankan intruksi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim perihal penertiban angkot tua atau lebih dari 20 tahun. Meski begitu untuk program rerouting dan konversi angkot Peraturan Wali Kota (Perwali)-nya masih disusun. /INILAHKORAN-Rizki Mauludi

INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sujatmiko Baliarto siap menjalankan intruksi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim perihal penertiban angkot tua atau lebih dari 20 tahun. Meski begitu untuk program rerouting dan konversi angkot Peraturan Wali Kota (Perwali)-nya masih disusun. 

"Iya, artinya kan sudah jelas arahnya. Beliau sudah sangat jelas terkait dengan penataan angkot di Kota Bogor saat ini. Kami fokus untuk melakukan penghapusan yang lebih dari 20 tahun. Kami masih fokus ke situ sampai setelah beres, baru kami menata ulang berdasarkan demand penumpang yang ada," ungkap Sujatmiko kepada INILAHKORAN pada Selasa 20 Januari 2026.

Sujatmiko memaparkan, proses penataan atau rute-rute yang ada apakah masih bisa bertahan, atau hilang, atau merger, atau dihilangkan. 

"Yang jelas seputar SSA dan koridor 1 itu tidak ada yang beririsan dengan angkot lagi, kalau bisa seperti itu," paparnya.

Sujatmiko menegaskan, bahwa tindak lanjut setelah penertiban selesai, akan ada rerouting dan konversi. Tetapi masih dalam pembahasan. 

"Skemanya akan ada perubahan-perubahan. Nah perubahan itu akan dipakai Perwali yang baru dan saat ini tengah digodok," tegasnya. 

Ia merinci, bahwa sekema mungkin berbeda dengan program dahulu dia angkot menjadi satu atau tiga angkot menjadi satu bus. 

"Iya, nanti ada hal baru nanti. Artinya dikurangi ya. Kan kami belum tahu nanti seperti apa ya, akan tetapi kalau ada demand yang ke jalan-jalan perumahan ditindaklanjuti. Kalau untuk masuknya ke sekitar Kebun Raya Bogor (KRB) misalnya masih perlu ada demand, tapi mungkin kan angkotnya sedikit atau bagaimana," terangnya. 

"Tapi akan diusahakan itu betul-betul ideal, tidak ada penumpukan, berkurang banget, ya. Jumlah angkot terus berkurang banget dengan adanya penertiban yang kami lakukan saat ini. Setiap hari berkurang terus angkot di lapangan. Karena sudah beberapa yang menyerahkan berkas-berkas ke kami untuk dikurangi. Nanti update dari Dishub akan disampaikan jumlah terakhir," jelas Sujatmiko.

Sujatmiko menekankan, Dishub Kota Bogor setiap hari menertibkan angkot, namun hari ini fokus membentu Satpol PP Kota Bogor menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Mayor Oking. 

"Kami tidak pernah berhenti penertiban, penertiban terus. Namun, karena hari ini fokusnya diarahkan ke Mayor Oking, karena Mayor Oking kan lagi penertiban PKL. Kami membantu Pol PP dulu ke Mayor Oking, ya, teman-teman. Saya hari ini adakan rapat evaluasi hasil penertiban," pungkasnya.*** 


Editor : JakaPermana