Dinas PUPR Kota Bogor dan Apjatel Geber Relokasi Kabel ke Dalam Tanah

Dinas PUPR Kota Bogor terus menggeber relokasi kabel penyedia layanan internet ke dalam tanah bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel). 

Dinas PUPR Kota Bogor dan Apjatel Geber Relokasi Kabel ke Dalam Tanah
Untuk kawasan Jalan Ahmad Yani, Dinas PUPR Kota Bogor bersama Apjatel telah merampungakannya. Selanjutnya, relokasi kabel itu hanya tinggal menuntaskan di Jalan Otto Iskandar Dinata hingga ke Alun-alun Kota Bogor. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Dinas PUPR Kota Bogor terus menggeber relokasi kabel penyedia layanan internet ke dalam tanah bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel). 

Untuk kawasan Jalan Ahmad Yani, Dinas PUPR Kota Bogor bersama Apjatel telah merampungakannya. Selanjutnya, relokasi kabel itu hanya tinggal menuntaskan di Jalan Otto Iskandar Dinata hingga ke Alun-alun Kota Bogor.

Kepala Bidang Pemeliharaan Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Bogor Dian Setiawan menuturkan, progres relokasi kabel yang dilakukan bersama Apjatel dari Jembatan Otista ke Alun-Alun Kota Bogor telah mencapai 75 persen.

"Sedangkan, relokasi kabel di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Sareal, telah rampung. Di mana titik Ahmad Yani ini merupakan pilot project penataan kabel di Kota Bogor," ungkap Dian, Rabu 14 Agustus 2024.

"Jadi progressnya provider sedang narik kabel di bawah, menghubungkan ke konsumennya. Kami kasih waktu sampai akhir Agustus. Kalau di Jalan Ahmad Yani kami lagi pembersihan, sudah selesai," tambah Dian. 

Dian menjelaskan, relokasi kabel yang dilakukan sejak pertengah Mei 2024 ini ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2024. Ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan, salah satunya cuaca.

"Selain cuaca, kemudian dari providernya sendiri fasilitas kabelnya belum disiapkan. Sementara untuk relokasi kabel yang akan dilakukan di pintu Tol Jagorawi, Kelurahan Baranangsiang diperkirakan akan dimulai pada pertengahan Agustus 2024," jelasnya.

Dian membeberkan, proyek relokasi kabel ini juga dilakukan bersama Apjatel Kota Bogor, sehingga dilaksanakan tanpa APBD Kota Bogor atau non-APBD.

"Untuk di pintu Tol Jagorawi lagi proses izin dengan Jasamarga. Tahun ini, mudah-mudahan mulai pertengahan Agustus. Ini non APBD sama Apjatel," bebernya.

Dian memaparkan, kedepan, Dinas PUPR Kota Bogor juga mewacanakan relokasi kabel dengan target total 209 kilometer yang juga dilakukan dengan non-APBD.

"Lima tahun ke depan 209 kilometer. Ini juga non APBD, Apjatel yang membiayai semua. Kami tetap memantau dan menertibkan di lapangan," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani