Pendaftaran Open Bidding Resmi Ditutup, Lima Pejabat Muda Berebut Kursi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor

Proses pendaftaran lelang jabatan atau open bidding kepala Dinas PUPR Kota Bogor dan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) eesmi ditutup pada pada Jumat 24 Februari 2023. 

Pendaftaran Open Bidding Resmi Ditutup, Lima Pejabat Muda Berebut Kursi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor
Berdasarkan catatan yang dilakukan Pansel, jumlah pendaftar open bidding dua kursi jabatan kepala Dinas PUPR Kota Bogor dan Diarpus itu sebanyak 34 oang. Namun, yang berhasil dinyatakan lengkap secara administrasi hanya 19 orang. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Proses pendaftaran lelang jabatan atau open bidding kepala Dinas PUPR Kota Bogor dan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) eesmi ditutup pada pada Jumat 24 Februari 2023. 

Berdasarkan catatan yang dilakukan Pansel, jumlah pendaftar open bidding dua kursi jabatan kepala Dinas PUPR Kota Bogor dan Diarpus itu sebanyak 34 oang. Namun, yang berhasil dinyatakan lengkap secara administrasi hanya 19 orang.

Untuk kursi pimpinan Dinas PUPR Kota Bogor yang dilakulan lelang secara open bidding itu diisi lima pejabat muda di lingkungan Pemkot Bogor. Mereka yakni Aryamehr Komsah yang kini menjabat Sekretaris Kecamatan Tanah Sareal, Karnasenanda (Kabid Anggaran BKAD Kota Bogor), M Hutri (Kabid Perumahan dan Kawasan Pemukiman Disperumkim), Rena Da Frina (Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor), Sahib Khan (Camat Tanah Sareal), dan Tadi Cahyadi (Kabag Umum Setda Kota Bogor). 

Sementara itu, ada 13 orang mendaftar pada Diarpus Kota Bogor, ada enam orang dari Pemkot Bogor dan tujuh orang dari luar Pemkot Bogor.

"Hingga tahapan penutupan pendaftaran berakhir, 19 orang yang dinyatakan lengkap secara administrasi," ungkap Ketua Pansel yang juga Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati, Minggu 26 Februari 2023.

Syarifah menjelaskan, sebanyak 15 orang dari total 34 yang mendaftar, dinyatakan gugur lantaran tidak memenuhi administrasi berkas pendaftaran. Dari 19 orang yang dinyatakan lengkap secara berkas, sebanyak enam orang ASN berasal dari luar Kota Bogor dan 13 ASN yang mendaftar dari lingkup Pemkot Bogor.

"Setelah hasil pengumuman seleksi administrasi dan rekam jejak diumumkan pada Sabtu 25 Februari 2023. Proses seleksi berikutnya masuk pada tahap uji kompetensi juga pemaparan visi dan misi peserta berupa penulisan makalah yang dilakukan Minggu 26 Februari 2023. Pengumuman hasil tes kompetensi bidang pada 9 Januari 2023," jelas Syarifah.

Syarifah membeberkan, kemudian tahapan dilanjutkan dengan tes penulisan makalah yang dijadwalkan pada Senin 27 Februari 2023.

"Tes kesehatan dilakukan pada hari berikutnya Selasa 28 Februari 2023. Sedangkan hasil seleksi tiga calon terbaik dilakukan pada, Kamis 2 Maret 2023. Penetalan calon terpilih (paling lambat), Jumat 10 Maret 2023," terang Syarifah.

Syarifah membeberkan, adapun peserta seleksi terbuka berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) seluruh Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 110 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Selain itu, peserta lelang jabata memiliki pangkat/golongan ruang paling rendah Pembina (IV/a); sedang atau pernah menduduki Jabatan Administrator atau Jabatan Fungsional jenjang Ahli Madya paling singkat dua tahun, diutamakan eselon III.A; berusia paling tinggi 56 tahun pada tanggal 10 Maret 2023.

"Lalu, memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma empat, diutamakan pascasarjana. Peserta lelang jabatan tersebut harus mendapat persetujuan tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian bagi PNS yang berasal dari luar Pemerintah Daerah Kota Bogor," bebernya.

Syarifah memaparkan, pengumuman pendaftaran dapat dilihat pada surat resmi yang dikirimkan ke seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat, media massa dan papan pengumuman BKPSDM Kota Bogor serta website Pemerintah Daerah Kota Bogor dengan alamat https://bksdm.kotabogor.go.id/seleksijpt. Pembukaan Pendaftaran dilaksanakan secara online.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani