Dinkes Cianjur Masih Fokus Vaksinasi Anak dan Penguat

Fokus Dinkes Cianjur untuk vaksinasi anak dan penguat menyebabkan pencapaian vaksinasi umum dosis kedua yang baru mencapai 60 persen

Dinkes Cianjur Masih Fokus Vaksinasi Anak dan Penguat
Di Kabupaten Bogor, vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun dimulai.

 

INILAHKORAN, Cianjur - Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur masih memfokuskan vaksinasi anak dan penguat untuk lansia.

Fokus Dinkes Cianjur untuk vaksinasi anak dan penguat menyebabkan pencapaian vaksinasi umum dosis kedua yang baru mencapai 60 persen sedikit terhambat, namun ditargetkan tiga bulan ke depan tuntas.

Sekretaris Dinkes Cianjur Yusman Faisal mengatakan, keterbatasan tenaga kesehatan menjadi kendala utama dalam pemberian vaksin untuk umum, anak, dan lansia yang harus dilaksanakan secara bersamaan, sehingga persentase pemberian dosis kedua secara umum masih belum optimal.

Baca Juga: Viral! Paket Sudah Dibuka, Emak-Emak Tak Mau Bayar Barang COD Paket Malah Dibanting

"Tenaga kesehatan yang terbatas, membuat kita kesulitan melakukan vaksinasi secara umum karena masih fokus untuk anak usia dini dan dosis ketiga atau 'booster' (penguat) untuk lansia, di mana kedua agenda tersebut menjadi prioritas," katanya sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa 25 Januari 2022.

Ia menjelaskan pemerintah mulai memprioritaskan vaksinasi penguat non-lansia, meski pencapaian dosis kedua baru 60 persen untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron dan pencapaian vaksinasi umum sudah mencapai 80 persen.

Untuk mencapai target 100 persen atau 1,9 juta penerima, pihaknya bekerja sama dengan Forkopimda Cianjur, terus meningkatkan vaksinasi dari rumah ke rumah di wilayah yang dinilai masih rendah angka penerimanya, bahkan puskesmas masih tetap membuka pelayanan pada hari libur.

Baca Juga: Dinkes KBB Akui Banyak Kendala Lakukan Vaksinasi Anak 6 Hingga 11 Tahun

"Kita tetap menyeimbangkan pemberian vaksinasi untuk warga umum, selain tetap fokus pada anak usia dini dan 'booster' lansia. Kami berharap untuk semua target dapat tercapai tiga bulan ke depan," katanya.

Pihaknya optimistis pemberian vaksin untuk umum dosis kedua, anak, penguat lansia akan secepatnya terselesaikan.

"Vaksin anak kita sekarang sudah lebih dari 80 persen, jadi bisa fokus lagi ke pemberian vaksin umum dosis kedua dan 'booster' lansia," katanya. (*)


Editor : inilahkoran