Dinkes Kota Bandung: Empat Kasus Pasien DBD Meninggal Dunia

Hingga Februari 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat ada 500 kasus demam berdarah dengue (DBD). Empat kasus dengan usia di bawah lima tahun dinyatakan meninggal dunia. 

Dinkes Kota Bandung: Empat Kasus Pasien DBD Meninggal Dunia
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Hingga Februari 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat ada 500 kasus demam berdarah dengue (DBD). Empat kasus dengan usia di bawah lima tahun dinyatakan meninggal dunia. 

Kepala Dinkes Kota Bandung Rita Verita mengatakan, jumlah kasus ini tidak dalam satu periode. Selama Januari ada 248 kasus, dan Februari 204 kasus dengan jumlah kematian dua kasus di Januari serta dua kasus di Februari. 

"Jumlah kematian Januari dua kasus usia dua dan tiga tahun. Februari dua kasus. Mereka datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi shock," kata Rita di RSKIA Kota Bandung, Jumat (13/3/2020). 

Dia menjelaskan, saluran air atau talang air menjadi satu di antara penyebaran kasus DBD. Talang air merupakan tempat favorit berkembangbiaknya nyamuk yang sulit terkontrol masyarakat karena tempatnya yang sulit dijangkau. 

"Tetapi kasus Januari Februari ini lebih kecil dibanding tahun sebelumnya (2019). Di tahun lalu, Januari tercatat ada 800 kasus, dan Februari di tahun yang sama ada 600 kasus dengan jumlah meninggal 14 orang," ucapnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengimbau kepada warga Kota Bandung untuk selalu mengecek kondisi talang rumah. Dia mau, warga lebih sering mengontrol dan melakukan aktivitas bersih-bersih di lingkungannya.

"Saya pikir baik itu kasus corona, dan DBD sama-sama berbahaya karena menyebabkan kematian. Maka saya imbau agar warga sering-seringlah untuk mengecek wadah-wadah yang terisi air termasuk talang-talang," kata Yana. (Yogo Triastopo) 


Editor : Doni Ramdhani