Disdik Kota Cimahi Kembali Laksanakan PTM 50 Persen, Ngatiyana Sebut Batas Waktunya

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Cimahi mulai dibuka kembali hari ini, Senin 14 Maret 2022.

Disdik Kota Cimahi Kembali Laksanakan PTM 50 Persen, Ngatiyana Sebut Batas Waktunya
Disdik Kota Cimahi kembali melaksanakan PTM 50 persen, Ngatiyana sebut batas waktunya.

INILAHKORAN, Cimahi - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Cimahi mulai dibuka kembali hari ini, Senin 14 Maret 2022.

Kendati demikian, dalam pelaksanaan PTM di Kota Cimahi tersebut kapasitas siswa yang diperbolehkan masuk hanya 50 persen.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cimahi Harjono mengatakan, sesuai dengan kesepakatan seluruh sekolah yang ada di Kota Cimahi, maka pelaksanaan PTM hanya 50 persen.

Baca Juga: Lazis Darul Hikam Bagikan 350 Makanan Gratis untuk Kampung Penghasil Banyak Anak di Garut

"Hari ini seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD/TK-SD-SMP-SMA/SMK dan sekolah dibawah Kemenag semuanya mulai PTM 50 persen," katanya, Senin 14 Maret 2022.

Ia mengaku, di tengah pelaksanaan PTM 50 persen nyatanya masih ada kasus Covid- 19 di lingkungan sekolah, baik itu menimpa guru maupun para siswa.

"Kondisinya memang masih rentan. Tapi, jumlahnya jauh menurun dibanding kondisi pada bulan Februari lalu di mana kami terpaksa menghentikan PTM 100 persen karena muncul klaster sekolah," bebernya.

Baca Juga: Komnas PA Heran Terdakwa Kekerasan Seksual di Malang Tidak Ditahan

Dengan dilaksanakannya kembali PTM 50 persen, ia pun meminta agar pihak sekolah bisa semakin meningkatkan protokol kesehatan di lingkungannya.

"Kami nanti akan lakukan evaluasi lahi terkait PTM 50 persen tersebut bersama Satgas Covid-19 Kota Cimahi," ucapnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, skema pelaksanaan PTM 50 persen tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Diduga Tenggelam di Galian Pasir, BPBD Masih Cari Kalandra Sejza Bocah Asal Padalarang

"Dengan meningkatnya varian kasus covid di Cimahi, untuk antisipasi maka PTM kita laksanakan terbatas. Itu dilakukan guna menghindari hal yang tidak diinginkan terutama khawatir menyebar ke anak-anak," katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PTM 50 persen tersebut bakal berlangsung hingga situasi kasus Covid-19 di Kota Cimahi menurun.

"Nanti kita evaluasi lagi melihat situasi kasus di Cimahi. Berapa lamanya menunggu kondisi pulih kembali. Kalau ada kenaikan kita tunggu sampai membaik baru laksanakan lagi PTM 100 persen,” pungkasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran