Dishub KBB Bakal Siapkan Ramp Check Gratis Demi Keselamatan Pemudik
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal melakukan ramp check bagi masyarakat yang akan mudik dengan kendaraan pribadi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal melakukan Ramp Check bagi masyarakat yang akan mudik dengan kendaraan pribadi.
Layanan Ramp Check bagi kendaraan pribadi tersebut dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis yang dimulai pada 12-18 April 2023.
"Untuk jam operasional Ramp Check kita mulai dari jam 12.00-16.00 WIB," ucapnya.
Ia menjelaskan, Ramp Check ini biasanya menyasar bus-bus pariwisata. Namun, tidak ada salahnya dilaksanakan saat momentum Idul Fitri seperti tahun ini.
"Karena pada beberapa momen pergerakan masyarakat tinggi. Oleh karenanya, kita ingin mencoba Ramp Check ini saat arus mudik dan arus balik," jelasnya.
Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya pun bakal melakukan pendekatan untuk mensosialisasikan program Ramp Check gratis ini kepada warga KBB.
"Program ramp kendaraan sebelum mudik ini merupakan salah satu inovasi kita. Namun, dalam program ini minimal bisa ketahuan kendaraan yang dipakai untuk mudik ini layak jalan," ujarnya.
Ia menerangkan, jika animo masyarakat terhadap program Ramp Check ini banyak diminati, maka pihaknya bakal membuat sistem pengaturan.
"Adapun Ramp Check yang dilakukan meliputi visual dan manual kendaraan, seperti head lamp, wiper dan ban," sebutnya.
"Selanjutnya, sistem pengereman, minyak rem karena ada masa pakainya," sambungnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, perlunya pengecekan seperti pada ban yang dikhawatirkan pecah saat melaju, karena seperti ban dan minyak rem itu ada masa pakainya.
"Kita juga cek kekuatan pancar dari lampu, termasuk spooring balancing dan speedometer," tuturnya.
Kemudian, lanjut dia, dari sisi mesin petugas UPT Pengujian bakal melakukan pengecekan berdasarkan hasil uji emisi dari kendaraan yang diperiksa.
"Kalau emisinya melebihi ambang batas, kita arahkan agar segera melakukan perbaikan. Tapi kalau lulus kita akan tempelkan stiker," ucapnya.
Tak hanya itu, tambah dia, apabila masyarakat masih tidak mengindahkan informasi, imbauan dan arahan yang pihaknya berikan untuk segera melakukan perbaikan kendaraannya, pihaknya pun bakal memberikan sanksi administratif.
"Bahkan, kalau tidak layak jalan akan diberikan saran agar tidak dioperasionalkan," tegasnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

