Dishub KBB Catat Adanya Penurunan Kendaraan Arus Mudik Lebaran 2026, H-7 Sempat Naik
Dishub KBB mencatat adanya peningkatan aktivitas mobilitas pemudik yang melintas ke wilayah Bandung Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dishub KBB mencatat adanya peningkatan aktivitas mobilitas pemudik yang melintas ke wilayah Bandung Barat.
Berdasarkan hasil traffic counting per 13 Maret 2026 tercatat jumlah kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Padalarang maupun sebaliknya sebanyak 47.143 kendaraan.
"Angka ini berkurang dari jumlah pemudik yang melintas pada tahun 2025 yakni sebanyak 44.282 kendaraan atau mengalami peningkatan sebesar 6 persen," kata Kepala Dishub KBB Mochamad Ridwan Evi, Senin 16 Maret 2026.
Sementara di Lembang, lanjut Ridwan, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 26.613 kendaraan. Angka ini mengalami penurunan sebanyak 3 persen dari tahun 2025 yang mencapai 27.382 kendaraan.
Kemudian, lanjut Ridwan, pada Sabtu 14 Maret 2026 jumlah kendaraan pemudik yang melintas di Padalarang sebanyak 42.931, mengalami penurunan 7 persen dari tahun 2025, yakni sebanyak 46.087 kendaraan.
"Untuk di Lembang jumlah yang melintas sebanyak 24.578 kendaraan, berkurang 16 persen dari jumlah kendaraan yang melintas pada H-6 tahun 2025 sebanyak 28.534," sebutnya.
Selanjutnya Minggu 15 Maret 2026, Poskotis Padalarang mencatat jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 43.952 atau mengalami penurunan sebesar 19 persen dari tahun 2025 yang mencapai 52.194 kendaraan.
"Di Lembang kendaraan yang melintas pada H-5 sebanyak 26.129 berkurang 1 persen dari tahun 2025 sebanyak 26.401 kendaraan," katanya.
Sementara untuk hasil penghitungan dari pada Senin 16 Maret 2026 atau H-4 Lebaran Idulfitri 1446 H dari pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB siang tadi tercatat 21.839 kendaraan yang melintas di kawasan Padalarang.
"Angka ini menurun 121 persen dari tahun 2025 dengan jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 48.202 kendaraan," bebernya.
"Untuk di Lembang, kendaraan yang melintas hari ini sebanyak 12.780 unit, berkurang 134 persen dari tahun 2025 yang mencapai 29.875," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


