Diskominfo Kabupaten Cirebon Siapkan Pusat Data dan Informasi Pembangunan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon memperkuat sistem pengelolaan data pembangunan berbasis digital. 

Diskominfo Kabupaten Cirebon Siapkan Pusat Data dan Informasi Pembangunan
Diskominfo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pusat Data dan Informasi yang diperuntukan bagi semua Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial (Ekbangsos) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cirebon. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon memperkuat sistem pengelolaan data pembangunan berbasis digital. 

Diskominfo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pusat Data dan Informasi yang diperuntukan bagi semua Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial (Ekbangsos) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas data pembangunan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang lebih akurat.

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon Bambang Sudaryanto menjelaskan, keberadaan data yang valid, terintegrasi, dan mudah diakses menjadi kebutuhan mendasar di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

"Saat ini pengelolaan data tidak bisa lagi dipandang sebagai pekerjaan administratif semata. Data merupakan fondasi penting dalam perencanaan, pengambilan kebijakan, hingga evaluasi pembangunan daerah," ujar Bambang, Senin (1/6//2026).

Menurutnya, kecamatan memiliki peran sentral sebagai penghubung antara pemerintah daerah dengan desa dan kelurahan dalam proses pengumpulan serta verifikasi data pembangunan. Karena itu, kapasitas aparatur kecamatan perlu terus diperkuat agar mampu mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia di daerah.

"Kecamatan berada di garis depan dalam menghimpun dan memvalidasi data dari wilayahnya masing-masing. Peran ini sangat menentukan kualitas data yang digunakan pemerintah daerah," ungkapnya.

Bambang berharap kegiatan tersebut dapat menciptakan kesamaan persepsi mengenai tata kelola data pembangunan, sekaligus meningkatkan kemampuan teknis aparatur kecamatan dalam mengelola dan menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah.

Selain pembekalan teknis, bimtek juga dimanfaatkan sebagai ruang koordinasi dan evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan data di lapangan.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan data dan informasi pembangunan di setiap kecamatan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik, Persandian dan E-Government Diskominfo Kabupaten Cirebon Raditya Prayogo Adiputra menjelaskan transformasi tata kelola pemerintahan berbasis data merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam mendukung pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

"Melalui bimtek ini kami ingin meningkatkan pemahaman, kemampuan teknis, serta memperkuat sinergi aparatur kecamatan dalam mengelola data pembangunan yang terstandar dan terintegrasi," kata Raditya.

Dia menambahkan, materi yang diberikan kepada peserta mencakup kebijakan tata kelola data, teknik pengumpulan dan pelaporan data pembangunan wilayah, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sistem Pusat Data dan Informasi.

"Dengan penguatan kapasitas tersebut, Diskominfo berharap kualitas data sektoral di tingkat kecamatan semakin baik. Sehingga, dapat menjadi landasan yang kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Cirebon," tukasnya.


Editor : Doni Ramdhani