Disparbud Jabar Bakal Kembangkan Konsep Wisata TrainCation untuk Situs Gunung Padang

Pemugaran situs Gunung Padang dilakukan dalam rangka menata ulang struktur situs agar bentuk aslinya semakin jelas dan utuh, tanpa mengubah karakter bangunan.

Disparbud Jabar Bakal Kembangkan Konsep Wisata TrainCation untuk Situs Gunung Padang
Situs Gunung Padang yang saat ini lagi dilakuka pemugaran diwacanakan bakal jadi objek wisata TrainCation

INILAHKORAN.ID - situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur tengah dalam tahap pemugaran.

Pemugaran situs Gunung Padang dilakukan dalam rangka menata ulang struktur situs agar bentuk aslinya semakin jelas dan utuh, tanpa mengubah karakter bangunan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Iendra Sofyan menuturkan, ke depan situs Gunung Padang ini direncanakan akan dikembangkan menjadi wisata pra sejarah.

Terlebih saat ini lanjut Iendra, telah didukung dengan kehadiran Museum Megalitikum Gunung Padang yang konsepnya merupakan prototipe situs tersebut.

Pemprov Jabar melalui Disparbud sendiri sambung dia, akan membenahi drainase di kawasan tersebut pada 2026 ini, guna menyokong optimalisasi wisata situs Gunung Padang.

Sebab, situs Gunung Padang akan dikaitkan dengan konsep wisata berbasis kereta api, traincation yang tengah dirancang Pemprov Jabar bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Konsep wisata pra sejarah yang dikaitkan dengan wisata berbasis kereta, traincation yang didukung oleh PT KAI melalui KA JakaLalana melalui Stasiun Lampegan," kata Iendra pada INILAHKORAN.ID, Selasa 6 Januari 2025.

Guna memastikan potensi wisata situs Gunung Padang optimal ke depan, Disparbud Jabar mendorong Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk turut membantu. 

Mulai dari penyiapan sumber daya manusia (SDM), transportasi umum pendukung beserta akses infrastruktur hingga sarana dan prasarana.

"Menyiapkan daya tarik tambahan, selain situs Gunung Padang untuk kenyamanan," ucapnya.

Seperti diketahui, situs megalitikum Gunung Padang telah dipastikan bukan piramida, seperti yang dirumorkan. Kini situs tersebut tengah dipugar oleh Kementerian Kebudayaan.

Dari hasil kajian arkeologis dan proses ekskavasi, tidak ditemukan struktur batuan yang mengarah pada bentuk piramida. Temuan tersebut justru memperkuat kesimpulan, bahwa situs Gunung Padang merupakan punden berundak atau teras berundak, bentuk bangunan megalitikum yang lazim digunakan masyarakat kuno untuk aktivitas ritual.

Meski demikian, hasik akhir kajian yang dilakukan Kementerian Kebudayaan tetap ditunggu, guna memastikan muasal situs Gunung Padang. Ditargetkan, pemugaran rampung dalam 2-3 tahun ke depan. 


Editor : Ahmad Sayuti