Disperdagin Perketat Pengawasan Bahan Pokok, Cegah Kelangkaan dan Penimbunan

Disperdagin Kabupaten Cirebon memperketat pengawasan beras dan minyak untuk menjaga pasokan bahan pokok serta mengantisipasi penimbunan.

Disperdagin Perketat Pengawasan Bahan Pokok, Cegah Kelangkaan dan Penimbunan
Kabid Sarana dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono, menjelaskan upaya menjaga pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok.

INILAHKORAN.ID - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon memperkuat pengawasan distribusi bahan pokok untuk menjaga ketersediaan pasokan di tengah kebutuhan masyarakat.

Pengawasan terutama dilakukan terhadap sejumlah komoditas strategis, seperti beras dan minyak. Kelancaran distribusi menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ketersediaan barang di pasaran.

Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono, mengatakan pengendalian pasokan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah pihak.

Salah satunya dengan Bulog yang memiliki peran dalam menjaga ketersediaan sejumlah komoditas pangan strategis.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melihat kondisi pasokan dan distribusinya. Jangan sampai kebutuhan masyarakat terganggu karena barang tidak tersedia di pasaran,” kata Teguh, Minggu 30 Agustus 2026.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang. Pemerintah daerah juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan bahan pokok.

Praktik penimbunan dinilai dapat menghambat distribusi barang dan berpotensi menyebabkan kelangkaan yang kemudian berdampak terhadap masyarakat.

“Yang juga harus diantisipasi adalah jangan sampai ada pihak yang sengaja menahan barang. Distribusinya harus tetap berjalan agar pasokan di masyarakat tetap tersedia,” ujarnya.

Selain berkoordinasi dengan Bulog, Disperdagin menggandeng Tim Ketahanan Pangan Daerah dalam melakukan pemantauan dan pengendalian kebutuhan pokok.

Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan agar pemerintah dapat lebih cepat mengetahui apabila terjadi gangguan pasokan maupun distribusi di lapangan.

Teguh menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan distribusi bahan pokok di Kabupaten Cirebon tetap berjalan lancar.

“Intinya kami ingin memastikan barang kebutuhan pokok tetap tersedia dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya,” pungkasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti