Disperkim Jabar Bakal Revitalisasi 1.270 Unit Rutilahu di 2025
Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar berencana merevitalisasi sebanyak 1.270 rumah tidak layak huni (rutilahu) pada 2025 ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar berencana merevitalisasi sebanyak 1.270 rumah tidak layak huni (rutilahu) pada 2025 ini.
Kepala Disperkim Jabar Indrama mengatakan, total anggaran yang disiapkan untuk pembenahan rutilahu itu sekitar Rp25 miliar. Rinciannya, masing-masing rutilahu sasaran mendapat bantuan sebesar Rp20 juta.
"Dalam perencanaan kami itu ada 1.270-an unit rutilahu (di Jabar) kalau tidak salah. Dikali Rp20 juta, kira-kira Rp25 miliar," ujar Indra di Kota Bandung, Selasa 14 Januari 2025.
Terkait sebaran yang bakal mendapat bantuan rutilahu, Indra mengaku tidak mengetahui secara detail. Namun, hal yang pasti sebanyak 1.270 unit rutilahu itu berada di 15 kabupaten/kota.
"Saya enggak hapal persis. Cuma yang sekarang penanganannya kalau tidak salah di 15 kabupaten/kota," ucapnya.
Sebelumnya, anggota DPRD Jabar Daddy Rohanady sempat menyoroti turunnya alokasi anggaran dari APBD dalam program rutilahu.
Dimana sebelumnya atau pada 2024 sebanyak 2.600 unit, sekarang turun setengahnya. Padahal pada 2023, jumlah target rutilahu yang harus dirampungkan cukup besar, yakni 31 ribu unit rutilahu.
"Ironis sekali melihat pengurangan ini, padahal kebutuhan perbaikan rutilahu di berbagai kabupaten/kota sangat tinggi. Misalnya, Kota Bandung saja mengajukan perbaikan untuk 10.000 unit rutilahu," ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani

