DKPP Jabar Prediksi Jumlah Hewan Kurban yang Disembelih Turun Dibanding Tahun Lalu

DKPP Jabar memastikan jumlah hewan kurban yang disembelih tahun ini turun dibandingkan tahun sebelumnya

DKPP Jabar Prediksi Jumlah Hewan Kurban yang Disembelih Turun Dibanding Tahun Lalu
Petugas kurban tengah menguliti kambing setelah disembelih. DKPP Jabar memprediksi penyelembelihan heran kurban tahun ini menurun.

INILAHKORAN.ID - Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat memprediksi, jumlah hewan kurban yang disembelih pada Iduladha tahun ini turun ketimbang tahun lalu.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DKPP Jabar, Suprijanto mengatakan, meski peredaran hewan kurban di Jawa Barat naik sekitar 20 persen, namun diprediksi jumlah yang dipotong turun.

"(Data hewan kurban yang dipotong di Jabar) Belum ada data dari panitia. Tapi prediksi, saya melihat kondisi sepertinya tahun ini akan ada penurunan hewan yang disembelih. Tapi kita dengan laporan dari lapangan, melihat. In Syaa Allah satu minggu ini terkumpul informasinya," ujar Suprijanto saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Rabu (27/5/2026).

Terkait jumlah hewan kurban dari Pemprov Jabar, ia mengaku belum mendapatkan informasi. Berapa jumlah hewab kurban yang disembelih.

"Tapi sapi dari Presiden ada. Ini saya lagi di lapangan, di Cimenyan. Sapi jenis Simental (berat) 1,3 (ton)," ucapnya.

Hewab kurban dari Presiden Prabowo Subianto lanjut Suprijanto, ada 39 ekor yang disebar di 27 kabupaten/kota, dengan jenis beragam berdasarkan tipe yang ada di peternak lokal.

"Misal di Banjar, itu sapinya orang Banjar. Tapi beratnya ada kualifikasi, harus di atas sembilan kuintal," katanya.

Sebelumnya, diperkirakan ada sekitar 450 ribu hewan kurban yang beredar di Jabar, dengan Kota Bandung sebagai pusat yang terdistribusi paling besar.

Jumlah sapi di Jabar yang sebelumnya sekitar 100 ribu ekor, naik 120 ribuan. Demikian juga domba yang diproyeksikan naik sekitar 223.800 ekor. Sedangkan kambing dari 60 ribuan turun ke 63 ribuan ekor.

Untuk sapi, Jabar memenuhi kebutuhan dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat sebesar 70 persen. Sisanya bersumber dari peternak lokal. 


Editor : Ahmad Sayuti