Drama La Arana
KEPINDAHAN Julian Alvarez dari Atletico Madrid ke Barcelona penuh drama. Pihak Los Rojiblancos mati-matian menahan kepergian striker berjuluk La Arana itu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
Alvarez merasa kariernya di Atletico hanya berjalan di tempat saja. Dia butuh tim dengan ambisi lebih besar untuk meraih trofi-trofi bergengsi.
Di tengah puasa gelar yang dialami skuat besutan Diego Simeone, performa Alvarez ikut-ikutan menukik. Setelah mencetak 17 gol pada musim debutnya, dia malah melempem di musim lalu dengan delapan lesakan saja.
Alvarez telah menjadi sosok utama di Atletico. Dengan usia menginjak 26 tahun, ia menyadari inilah saat yang tepat untuk "tantangan baru" lainnya.
Menurut ESPN, tujuan yang diinginkan Alvarez adalah Barcelona, yang telah menyatakan ketertarikannya secara terbuka dan memicu kemarahan para petinggi Atletico.
Tampaknya Atletico akan melakukan segala cara untuk memastikan Alvarez tidak bergabung dengan Barca, yang membuka peluang bagi peminat pesaing, Arsenal.
Namun, juara Premier League yang baru itu tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk terlibat dalam perang transfer yang satu ini.
Alvarez jauh lebih cocok dengan Barca, dan jika mereka mampu merampungkan kesepakatan, ia bisa mencapai seluruh sisa tujuan kariernya di Spotify Camp Nou.
Sesuai dengan karakternya, Alvarez tidak menyembunyikan ambisinya. Berbicara kepada ESPN pada awal perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026, ia berkata: "Saya berusaha menjadi orang yang jujur. Saya sudah berbicara dengan orang-orang di [Atlético] yang perlu saya ajak bicara. Saya rasa hal terbaik bagi semua orang adalah transfer. Saya ingin mewujudkan impian saya."
Pernyataan singkat namun eksplosif dari Alvarez itu muncul setelah Barca dilaporkan mengajukan tawaran senilai €100 juta (£86 juta/$115 juta) untuk Alvarez, yang memicu respons luar biasa dari Atletico di media sosial.
Akun X resmi klub itu mengunggah serangkaian kiriman dengan format sama yang dipopulerkan oleh pakar transfer Fabrizio Romano, secara sarkastis 'mengonfirmasi' tawaran untuk Lamine Yamal, Raphinha, dan Pedri lengkap dengan gambar hasil photoshop yang menampilkan ketiganya mengenakan warna Atletico.
Kiriman terkait Yamal tersebut berbunyi: “HERE WE GO! Kami telah mengirim faks ke Barcelona dengan tawaran transfer kami: 4 tiket untuk konser Bad Bunny besok, langganan tahunan ABC, dan sekantong biji bunga matahari. Kami menanti dengan penuh semangat jawaban untuk menyiapkan 'pengumuman[nya]'.”
Maka, wajar untuk dikatakan bahwa Atletico merasa tersinggung dengan pendekatan itu. Menurut Diario Sport, mereka sejak itu memberi tahu Barca bahwa €150 juta adalah angka ajaibnya, dan harus dibayar di muka, tanpa peluang bagi pemain mana pun seperti Marc Casado atau Ferran Torres untuk bergerak ke arah sebaliknya guna menekan harga.
Di sisi lain, Entrenador Barca Hansi Flick enggan berspekulasi tentang La Arana, julukan Alvarez. "Aku fokus pada tim yang aku punya sekarang dan para pemain saat ini. Aku tidak bermimpi, aku di sini, dan yang aku lihat adalah kami memiliki banyak kualitas, termasuk para pemain muda," ungkap Flick di dalam wawancara dengan Mundo Deportivo.
"Anda tahu kami punya tujuan besar, seperti musim lalu. Tetapi, semuanya akan bergantung pada bagaimana kami bekerja setiap hari, dan aku ingin kami terus berkembang setiap hari. Mentalitas itu yang kami butuhkan, dan yang terpenting adalah tim," tambah Flick. (bsf)
JULIAN ALVAREZ Usia: 26 tahun Tinggi: 170 cm Posisi: ST Negara: Argentina Klub: Atletico Madrid Agen: Fernando Hidalgo Nilai Jual: Rp2,085 T Kontrak: Sampai 30 Juni 2030
RIWAYAT TRANSFER 31/01/22 Dari: River Plate Ke: Man City Nilai: Rp371 M
12/08/24 Dari: Man City Ke: Atletico Nilai: Rp1,303 T
PERFORMA DI ATLETICO Laga: 106 Menit: 7516 Gol: 49 Assist: 17 Kartu Kuning: 8 Kartu Merah: -
Editor : Inilahkoran


