Dugaan Perselingkuhan Dua Pejabat Pendidikan Kabupaten Bogor Ternyata Terungkap dari Si Sulung
Dugaan perselingkuhan dua pejabat pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bikin heboh. Terungkap karena putri sulung sang pejabat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cibinong – Dugaan perselingkuhan dua pejabat pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bikin heboh. Terungkap karena putri sulung sang pejabat.
Adalah anak perempuan atau anak sulung pejabat pengawas level SMP yang pertama kali membocorkan dugaan perselingkuhan dua pejabat pendidikan Kabupaten Bogor itu.
Selain bersurat atau melapor ke Dinas Pendidikan dan BKPSDM Kabupaten Bogor, sebelumnya ia memviralkan dugaan perselingkuhan ayahnya D dengan S, yang diketahui berstatus janda di aplikasi X atau dikenal twitter.
Awal pertama kali diduga terjadi perselingkuhan, diperkirakan pada Oktober tahun 2024 lalu dan masih berlanjut hingga sekarang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy pun berjanji akan memanggil kedua anak buahnya itu atas dugaan perselingkuhan.
“Saya akan panggil kedua pejabat atau ASN terlapor tersebut,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy secara singkat kepada wartawan, Senin 9 Juni 2025.
Dua pegawai yang diadukan keluarganya itu merupakan pejabat pengawas tingkat sekolahan. Keduanya berinisial S dan D.
S yang dilaporkan merupakan pejabat pengawas tingkat sekolah dasar, sementara D memiliki posisi yang serupa, tapi untuk tingkat SMP.
Sesuai dengan Peratueran Pemerintah (PP) nomor 94 Tahun 2021 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor wajib melakukan pembinaan disiplin.
Setelah itu, baru kemudian Badan Kepegawaian Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menindaklanjuti aduan dugaan tindak susila dari pelapor.
Dugaan perselingkuhan dua pejabat di dunia pendidikan di Kabupaten Bogor ini pun ramai jadi perbincangan masyarakat.
Pasalnya, informasi mengenai dugaan perselingkuhan kedua pejabat tersebut mulai menyeruak di laman media sosial. (*)
Editor : Zulfirman


