Duh, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu di Bandung Terganjal SIAK

Ketua KPU Kota Bandung, Suharti menyebut, pemuktahiran data pemilih Kota Bandung pada Pemilu terganjal SIAK.

Duh, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu di Bandung Terganjal SIAK
Ketua KPU Kota Bandung, Suharti.

INILAHKORAN, Bandung- Ketua KPU Kota Bandung, Suharti menyebut, pemuktahiran data pemilih Kota Bandung dilakukan sekali dalam setiap bulan.

Namun pemuktahiran tersebut, kini terkendala dengan adanya sistim informasi administrasi kependudukan (SIAK) terpusat.

Diketahui, SIAK merupakan inovasi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) agar masyarakat semakin mudah dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan atau Adminduk.

Baca Juga: Partai NasDem Bidik Delapan Kursi DPRD Kota Bandung pada Pemilihan Legilatif 2024

"Memang ada beberapa kendala ketika pemerintah pusat menerapkan SIAK terpusat. Sehingga Disdukcapil Kota Bandung tidak bisa memberikan data secara utuh kepada KPU," kata Suharti pada Sabtu 5 Maret 2022.

Suharti mengungkapkan, dengan SIAK terpusat, Disdukcapil memiliki kewenangan yang terbatas. Data base pemilih juga hanya dapat dikelola Dirjen Dukcapil.

Baca Juga: Spoiler Thirty Nine Episode 4: Chan Young Bongkar Rahasianya pada Jin Seok

"Jadi Disdukcapil sekarang tidak punya data yang bisa dikelola, mereka hanya operator. Jadi data terpusat di Irjen Dukcapil, mereka bisa melihat datanya, tapi tak punya data base seperti dulu. Makanya aplikasi Salaman, Aplikasi Pemuda dinonaktifkan, data base terpusat di Dirjen Dukcapil," ucapnya.

Suharti menuturkan, KPU maupun Disdukcapil Kota Bandung terus melakukan koordinasi dengan KPU RI maupun Dirjen Dukcapil untuk menemukan solusi dari kendala tersebut.

Baca Juga: Mulai dari BLACKPINK, iKON hingga WINNER, Idol K-Pop YG Family Ungkap Rencana Comeback di 'Game Caterers 2'

Hal itu dilakukan untuk memberikan kelancaran pemuktahiran maupun akurasi data pemilih.

"Kita terus koordinasi dengan Disdukcapil, dan Disdukcapil koordinasi dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk mencari solusi. Proses pemuktahiran data pemilih ke depan, kita harap KPU RI juga berharap melakukan koordinasi dengan Dirjen Dukcapil sehingga proses pemuktahiran data pemilih bisa semakin akurat," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran