Duh! Perbaikan Jalan Minus 15 Persen, Dinas PUTR KBB Pesimistis Pekerjaan Rampung Akhir Tahun Ini

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pesimistis perbaikan jalan senilai Rp285 miliar rampung akhir tahun

Duh! Perbaikan Jalan Minus 15 Persen, Dinas PUTR KBB Pesimistis Pekerjaan Rampung Akhir Tahun Ini

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pesimistis perbaikan jalan senilai Rp285 miliar rampung akhir tahun ini.

Pasalnya, dari dua paket pekerjaan pihak kontraktor pelaksana untuk paket pekerjaan satu sepanjang kurang lebih 52,5 km ada keterlambatan minus 15 persen dari target awal. Sehingga itu menjadi pertanyaan besar dalam evaluasi yang dilakukan.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUTR KBB Aan Sopian mengatakan, pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana peningkatan kualitas jalan sepanjang total 71 km di wilayah selatan KBB.

"Semestinya berdasarkan jadwal perencanaan awal hingga Oktober ini pekerjaan harusnya udah 40 persen. Namun fakta di lapangan baru terealisasi 25 persen atau ada minus sekitar 15 persen, itu yang akan menjadi bahan evaluasi kami ke pihak kontraktor," katanya, Kamis 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Fakta Baru Korupsi Bansos KBB, Fee 6 Persen Hanya Akal-akalan Saja?

Kendati demikian, imbuh dia, untuk pekerjaan paket dua pihaknya meyakini pekerjaannya akan tercapai sesuai target lantaran saat ini progresnya masih on the track.

Ia menilai, berdasarkan hasil evaluasi nanti bisa menjadi dasar langkah yang akan diambil selanjutnya, apakah akan memutus kontrak kontraktor atau memperpanjangnya. Karena seharusnya sudah tidak ada lagi kendala teknis di lapangan, mengingat uang muka pekerjaan sebesar 25 persen sudah dibayarkan.

"Kemarin kita sempat denger alasan keterlambatan kontraktor karena uang muka belum turun. Nanti bisa dilihat, kalau setelah uang muka dibayarkan progresnya tidak ada, berarti kontraktor memang tidak sanggup," ucapnya.

Ia menyebut, pihak kontraktor PT Berantas yang mengerjakan perbaikan jalan paket satu sudah mengajukan surat permohonan untuk perpanjangan kontrak.

Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Anggaran Proyek Rutilahu Ditingkatkan, KBB Jadi Prioritas

"Di surat itu mereka juga menyebutkan 10 alasan kenapa ada keterlambatan dalam pengerjaan. Seperti kesiapan lahan, fasilitas utilitas, perubahan spek, terlambatnya waktu mulai pengerjaan, telatnya uang muka, dll," sebutnya.

"Itu alasan dari mereka tapi kita liat nanti saat evaluasi minggu depan, sebab yang kita tidak mau adalah proyek tersebut tidak selesai dan mangkrak," tegasnya.

Baca Juga: Bencana Banjir KBB Jadi PR yang Tak Kunjung Usai, Hengky Kurniawan Instruksikan Ini ke DPUTR

Seperti diketahui proyek perbaikan jalan sepanjang 71 km itu dibagi menjadi dua pekerjaan, yaitu jalan sepanjang 52,5 km dari Selacau-Cililin; Cililin-Sindangkerta; Sindangkerta-Celak; Celak-Gununghalu; Bunijaya-Cilangari; Cilangari-Cisokan, dengan biaya Rp177 miliar.

Serta jalan sepanjang 19,5 km dari Rancapanggung-Cijenuk; Cijenuk-Sarinagen; dan Sarinagen-Baranangsiang, dengan anggaran Rp78 miliar.***(agus satia negara)

 


Editor : inilahkoran