Dukung Wacana Perluasan Wilayah, DPRD Bakal Siapkan Regulasi Penataan Kota Cimahi
DPRD Kota Cimahi mendukung wacana pemerintah kota yang berencana melakukan perluasan cakupan wilayah administrasi agar dapat bersaing dan terus berkembang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - DPRD Kota Cimahi mendukung wacana pemerintah kota yang berencana melakukan perluasan cakupan wilayah administrasi agar dapat bersaing dan terus berkembang.
Ketua DPRD Cimahi, Wahyu Widyatmoko mengatakan, DPRD siap mendukung langkah eksekutif dalam mengarahkan masa depan Kota Cimahi.
"Secara kelembagaan, saya mewakili pimpinan dan anggota DPRD sangat mendukung. Ketika nanti eksekutif menetapkan Cimahi ke arah mana, In syaa Allah secara regulasi kita siap support penataan Kota Cimahi," kata Wahyu belum lama ini.
Wahyu menuturkan, meski Cimahi saat ini diapit oleh daerah-daerah yang terus berkembang pesat. Namun, Kota Cimahi belum merasakan dampak signifikan dari kemajuan wilayah sekitarnya.
"KBB (Kabupaten Bandung Barat) pembangunannya terus berkembang, karena ditunjang dengan SDA yang luar biasa. Mereka sangat leluasa membangun infrastruktur fisik karena lahannya luas dan kesempatannya terbuka lebar," tuturnya.
Sebaliknya, Kota Cimahi yang memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya belum bisa memanfaatkan posisinya dengan optimal.
"Contohnya dengan adanya keberadaan jalur Tol Padaleunyi yang menjadi akses utama wisatawan dari dan menuju aglomerasi Bandung Raya," ujarnya.
Seharusnya, ungkap Wahyu, keberadaan exit tol Baros yang berada di Cimahi bisa dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah, terutama dari sektor pariwisata.
Namun kenyataannya, hampir seluruh wisatawan langsung menuju Kota Bandung tanpa ada potensi ekonomi yang dirasakan oleh Cimahi.
"Saya melihat bagaimana potensi yang ada dalam Kota Cimahi ini, kenapa tidak kita manfaatkan sebaik-baiknya. Contoh potensi wisata, berapa ribu atau mungkin jutaan orang setiap tahun pergi ke Kota Bandung, tetapi yang menikmati Kota Bandung, Cimahi dapat apa," katanya.
Wahyu menilai, jika saja 10 persen dari wisatawan yang menuju Kota Bandung bisa dialihkan ke Cimahi, maka akan menjadi keuntungan besar bagi perekonomian kota.
"Jadi penataan wilayah untuk memaksimalkan potensi yang ada penting dilakukan," ujarnya.
Pihaknya juga mendukung upaya berbagai pihak dalam penataan wilayah Kota Cimahi. Termasuk upaya yang dilakukan oleh para pendiri Kota Cimahi yang tergabung dalam LSM FOPDAR, yang menginginkan batas wilayah Cimahi dikembalikan seperti tahun 1976.
Sebelumnya, LSM FOPDAR menyebut bahwa pada tahun 1976, wilayah Cimahi jauh lebih luas dibandingkan saat ini. Beberapa wilayah yang kini masuk dalam Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung bahkan disebut pernah menjadi bagian dari Kota Cimahi.
Dengan memperluas wilayah, Wahyu meyakini bahwa Cimahi bisa memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan memanfaatkan potensi yang selama ini belum tergarap maksimal.
"Kita harus berani mengambil bagian dalam upaya ini. Cimahi tidak boleh hanya menjadi kota yang dilewati, tetapi harus menjadi kota yang berkembang," tandasnya. *** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

