Menlu Israel Kunjungi Bahrain, Teken MoU dan Buka Kedubes

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid pada Kamis melakukan kunjungan resmi ke Bahrain sejak kedua negara menjalin hubungan resmi tahun lalu.

Menlu Israel Kunjungi Bahrain, Teken MoU dan Buka Kedubes
Bendera Israel dan Bahrain terlihat di pesawat Israir yang membawa Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid di Bandara Internasional Bahrain di Muharraq, Bahrain, Kamis, 30 September 2021.

INILAHKORAN, Manama - Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid pada Kamis melakukan kunjungan resmi ke Bahrain sejak kedua negara menjalin hubungan resmi tahun lalu.

Yair Lapid tiba di bandara internasional Bahrain dengan pesawat Israir yang bagian kokpitnya bergambar tangkai daun zaitun.

Dia dijadwalkan untuk meresmikan kedutaan besar Israel di Manama dan mengelar pembicaraan dengan mitranya di Bahrain.

Baca Juga: Biadab! Tentara Israel Bunuh Empat Warga Palestina di Tepi Barat

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan lima nota kesepahaman (MoU) akan ditandatangani Lapid, termasuk perjanjian kerja sama di antara rumah sakit, perusahaan air dan perusahaan listrik kedua negara.

"Sektor utama yang kerja samanya diincar oleh Bahrain adalah ekonomi dan teknologi, dan beberapa MoU seputar itu akan ditandatangani (pada Kamis)," kata juru bicara itu tanpa menjelaskan lebih rinci.

Menurut dia, sejauh ini sebanyak 12 MoU telah diteken oleh kedua negara, termasuk di bidang transportasi, pertanian, komunikasi dan keuangan.

Baca Juga: Israel mengebom lokasi Hamas di Gaza, pembalasan atas balon api

Maskapai Gulf Air milik Bahrain akan membuka penerbangan komersial langsung pertamanya ke Tel Aviv pada hari itu.

Bahrain dan negara tetangganya di Teluk, Uni Emirat Arab, meresmikan hubungan dengan Israel tahun lalu lewat kesepakatan yang diperantarai oleh Amerika Serikat yang dikenal sebagai Abraham Accords.

Kesepakatan itu dibangun berdasarkan kepentingan bisnis bersama dan kekhawatiran terhadap Iran.

"Kami menganggap Bahrain sebagai mitra yang penting, di tingkat bilateral, juga sebagai titian untuk bekerja sama dengan negara lain di kawasan," kata juru bicara itu.

Lapid dijadwalkan tiba di Israel pada Kamis malam.***


Editor : inilahkoran