Ini Alasan Ibu Tangmo Nida Minta Kompensasi Rp13,2 Miliar

Pengampunan seorang ibu harus dibayar mahal. Panida berkata bahwa dia akan menerima kompensasi dari Por yang berjanji untuk memberinya uang.

Ini Alasan Ibu Tangmo Nida Minta Kompensasi Rp13,2 Miliar
Aktris Thailand Tangmo Nida yang tewas tenggelam di sungai menjadi pertanyaan banyak publik

INILAHKORAN, Bandung - Ibu dari aktris Tangmo Nida, Panida Siriyuthayothin mengatakan dia memaafkan dua orang yang didakwa atas kematian putrinya. Namun, ia meminta kompensasi yang cukup besar kepada salh satu dari mereka.

Panida menyampaikan bahwa ia memaafkan pemilik speedboat Por Tanupat Lerttaweewit dan nahkodanya Robert Paiboon Trikanjananun.

Panida mengklaim dia memaafkan pemilik speedboat dan nakhoda yang tidak memiliki izin atas potensi keterlibatan mereka dalam kematian putrinya pada 24 Februari 2022 lalu.

Baca Juga: Hari Ini Visa On Arrival Dibuka Kembali, Turis dari 23 Negara Bisa Kunjungi Bali

Akan tetapi, pengampunan seorang ibu harus dibayar mahal. Panida berkata bahwa dia akan menerima kompensasi dari Por yang berjanji untuk memberinya uang.

Jumlah uang yang diminta pun sekitar 3 juta bath, dihitung menurut usia Tangmo dan berapa banyak yang akan dia hasilkan di masa depan seandainya Tangmo tidak meninggal.

“Andaikan 'Mo memperoleh 1 juta baht dari serial TV, jika dia hidup selama 30 tahun lagi, saya dapat mengalikan jumlah itu dengan 30. Ini masih belum termasuk pendapatan yang hilang dari pemotretan sebagai model," kata Panida dikutip dari the Thaiger, Senin 7 Maret 2022.

Baca Juga: Selidiki Kematian Tangmo Nida, Polisi Temukan Dua Benda di Sungai Chao Phraya

Pernyataan ibunda Tangmo yang mau memaafkan terdakwa asal memberinya kompensasi sebanyak 30 juta bath atau sekitar Rp13,2 miliar itu amat disayangkan oleh netizen Thailand.

Netizen Thailand menilai Panida telah 'menjual' pengampunannya kepada terdakwa.

Akan tetapi, Panida menyangkal bahwa pengampunannya itu telah dibeli dengan harga tertentu.

Baca Juga: Dilaporkan Terkait Kasus Quotex, Doni Salmanan Terancam 20 Tahun Penjara

Panida beralasan bahwa dia mengaku kecewa dengan teman dekat Tangmo yang telah mengumumkan rencana pemakaman Tangmo terlebih dahulu tanpa berkonsultasi dengannya.***


Editor : inilahkoran