132 Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Dikabarkan Tak Selamat

Sebanyak 132 orang penumpang pesawat China Eastern Airlines yang jatuh pada Senin 21 Maret 2022 dikabarkan tak ada yang selamat.

132 Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Dikabarkan Tak Selamat
Pesawat China Eastern Airlines jatuh di pegunungan di wilayah Otonomi Guangxi Zhuang, China

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 132 orang penumpang pesawat China Eastern Airlines dikabarkan tak ada yang selamat.

Pesawat yang di dalamnya ada 123 penumpang dan sembilan awak itu berangkat dari Kunming pukul1 siang dalam perjalanan menuju ke Guangzhou.

Menurut data dari Flightradar24, pesawat Boeing 737 itu jatuh dari ketingggian lebih dari 20.000 kaki pada Senin 21 Maret 2022 sekira pukul 14.20 waktu setempat.

Baca Juga: Taman Manunggal Mulai Dibangun Awal April, Lapangan Sepakbola Gunakan Rumput Sintetis

Dikutip dari The Guardian, sejumlah penyelamat telah diterjunkan untuk proses evakuasi. Namun hingga kini tidak ada rincian mengenai korban.

Sementara itu, Pemimpin China, Xi Jinping mengatakan agar proses penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Xi Jinping juga menyebut bahwa kecelakaan pesawat ini merupakan bencana transportasi udara yang fatal pertama di negara tersebut sejak 2010.

Baca Juga: Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Bogor Meningkat, RSUD-RS Bhayangkara Layani Visum Gratis

Pesawat itu adalah Boeing 737-89P berusia enam tahun, menurut pelacak data penerbangan.

Boeing 737-800 adalah salah satu pesawat penumpang paling umum di dunia, dan berbeda dengan 737 Max, yang dilarang terbang di seluruh dunia setelah dua kecelakaan fatal pada 2018 dan 2019.

China mengoperasikan lebih banyak pesawat daripada negara lain, dengan 1.177 pesawat berbasis di sana, menurut perusahaan analisis penerbangan Cirium.

Media pemerintah melaporkan China Eastern Airlines telah mengandangkan semua pesawat 737-800.***


Editor : inilahkoran