BEI Jabar Bidik Perusahaan-perusahaan Anggota Hipmi Jabar Go Public
BEI Jabar mendorong perusahaan-perusahaan anggota Hipmi Jabar bisa go public dan memanfaatkan beragam fasilitas di pasar modal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Jabar Reza Sadat Shahmeini mengatakan, investor milenial di pasar modal saat ini relatif tinggi dan mendominasi populasi.
Dia menyebutkan, generasi milenial sekarang tak hanya bisa menjadi investor di sisi demand saja. Namun, di sisi supply mereka pun diharapkan membawa perusahaannya untuk go public.
“Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) itu memiliki potensi dua arah sebagai penyedia perusahaan yang siap IPO (initial public offering) untuk sisi supply maupun investor di pasar modal sebagai demand,” kata Reza di sela Sekolah Pasar Modal & Workshop Go Public Hipmi Jabar di Investor & Trader Community Center Mirae Asset Sekuritas Indonesia Galeri Dago Bandung, Kamis 16 Juni 2022.
Sementara itu, Ketua Bidang 2 Hipmi Jabar Fardi N Annafi optimitis tak sedikit perusahaan milik pengusaha muda yang bernaung di organisasinya akan semakin sehat dan matang sehingga dapat menggelar IPO.
“Kami meyakini dari anggota Hipmi Jabar yang ada, ke depannya tidak sulit meng-IPO-kan puluhan perusahaannya agar semakin akuntabel dan lebih terpercaya di mata publik dan dunia keuangan,” ujar Fardi.
Meski secara umum para pengusaha muda itu memahami pasar modal, namun dibutuhkan pembekalan teknis. Pasalnya, sebelum IPO itu perusahaan membuthkan profesi penunjang dan stakeholder lainnya.
Baca Juga: Alhamdulillah Tunjangan Insentif bagi Guru Madrasah non PNS Cair BulanJuni 2022
Sejauh ini, Fardi menyebutkan ada tiga perusahaan anggota Hipmi Jabar yang sudah terbuka dan melantai di pasar modal Indonesia. Setahun ini, pihaknya menargetkan ada tambahan perusahaan lagi yang go public.
“Dalam setahun ini, target real-nya ada dua perusahaan yang relatif proper go public. Tapi, sebenarnya untuk target optimisnya kita harapkan ada 10 perusahaan lagi,” ucapnya.
Sedangkan, Senior Area Manager Mirae Asset Sekuritas Indonesia Ilham Muslim menuturkan pihaknya siap mendukung upaya menaikkan level kematangan perusahaan-perusahaan milik pengusaha muda asal Jabar.
Baca Juga: BTS Dilaporkan Akan Bersatu Kembali di Acara Ini Setelah Fokus pada Karier Solo
“Mirae Asset Sekuritas akan selalu siap mendukung kegiatan edukasi sebagai bagian dari literasi dan inklusi keuangan serta pasar modal, yang tercermin dari ekspansi baik dari sisi perluasan cakupan pasar seperti pembukaan kantor cabang baru ini, maupun peningkatan layanan kepada nasabah,” sebutnya.
Ilham optimistis perkembangan pasar modal di Jabar akan semakin pesat dan semakin banyak perusahaan tertarik untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO). Literasi dan inklusi, lanjutnya, termasuk dengan memberikan edukasi terkait produk investasi pasar modal seperti saham, reksa dana, dan obligasi sebagai sarana investasi .
“Literasi dan inklusi tersebut tentunya akan sangat berguna minimal dalam menangkal jebakan investasi bodong yang masih marak di masyarakat. Edukasi yang kita lakukan ini cuma-cuma dan terbuka untuk kalangan apa pun,” tambahnya. (dnr)
Editor : inilahkoran


