Gaet IJTI, KPU Cimahi Sasar Pegiat Seni dan Sosmed Sepekan Jelang Hari Pencoblosan

KPU Kota Cimahi menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Kota Cimahi-KBB untuk memberikan edukasi terkait kepemiluan dengan menyasar pegiat seni dan sosial media.

Gaet IJTI, KPU Cimahi Sasar Pegiat Seni dan Sosmed Sepekan Jelang Hari Pencoblosan

INILAHKORAN, Cimahi - Sepekan jelang pelaksanaan pencoblosan Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi kian masif melakukan sosialisasi dengan menyasar sejumlah kalangan.

Teranyar, KPU Kota Cimahi menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Kota Cimahi-KBB untuk memberikan edukasi terkait kepemiluan dengan menyasar pegiat seni dan sosial media.

Dilaksanakan di pelataran Gedung Serba Guna RW 18, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Wali Kota dan Wali Kota Cimahi itu diisi dengan berbagai kegiatan, seperti senam, seminar hingga hiburan.

Ketua Divisi (Kadiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kota Cimahi, La Media mengatakan, kegiatan ini penting dan sangat bagus lantaran sosialisasi ini dilaksanakan jelang detik-detik terakhir untuk menyosialisasikan agar masyarakat Kota Cimahi tahu siapa saja paslon yang berkontestasi pada Pilkada Serentak 2024 ini.

"Jadi dengan sosialisasi ini masyarakat Kota Cimahi tahu siapa saja paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang terdiri dari empat pasangan dan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi yang terdiri dari tiga pasangan," kata La Media saat ditemui usai kegiatan, Kamis 21 November 2024.

Untuk empat paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, nomor urut 1 Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina, nomor urut 2, Jeje Wiriadinata dan Ronald Surapradja, pasangan nomor 3, Akhmad Syaikhu dan Ilham Habibie, dan nomor 4, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan.

"Ini penting juga untuk diketahui masyarakat, terutama masyarakat Kota Cimahi," jelas La Media.

Kemudian, ungkap La Media, hari ini juga masyarakat lebih tahu paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, yakni paslon nomor urut 1, Dikdik-Bagja, nomor urut 2, Ngatiyana-Adhitia dan nomor urut 3, Bilal-A Mulyana.

"Kami juga mengingatkan waktu pemungutan suara tidak bisa lebih dari pukul 13.00 WIB. Sehingga mereka bisa mengantisipasi waktu pada 27 November 2024," ungkapnya.

Pasca kegiatan sosialisasi ini, La Media berharap, para pegiat seni dan sosial media bisa menjadi agen sosialisasi yang bisa menyampaikan apa yang mereka dapat hari ini di sekitar tempat tinggalnya masing-masing.

"Karena memang dari 823 TPS dan 419.974 DPT se-Kota Cimahi kita tidak bisa sendiri untuk menyukseskan perhelatan Pilkada di Cimahi. Sehingga kita butuh kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak dan kalangan, termasuk pegiat seni dan sosial media," paparnya.

Tak cuma itu, sebut La Media, keberadaan rekan-rekan jurnalis baik dari media televisi, cetak maupun online bisa bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Jika pada Pilkada sebelumnya tingkat partisipasi pemilih hanya diangka 73 persen, di Pilkada Serentak 2024 kami menargetkan 80 persen. Ini bisa tercapai karena kolaborasi kita bersama, termasuk rekan-rekan media juga melalui penyebaran informasi yang masif kepada masyarakat," sebutnya.

Perwakilan pegiat seni Kota Cimahi, Anton Jeprut mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para pegiat seni bisa terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.

"Alhamdulillah kami sangat senang bisa dilibatkan dalam sosialisasi ini. Siapapun pemimpinnya nanti, semoga bisa amanah dan memperhatikan masyarakat di Kota Cimahi," ucapnya.****


Editor : Ahmad Sayuti