Gali Lubang Tutup Lubang jadi Alasan Pasutri Pemilik WO Marwah Lakukan Penipuan
Polisi menyebutkan motif penipuan yang dilakukan WO Marwah yaitu gali lubang tutup lubang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dua tersangka kasus penipuan wedding organizer (WO) Marwah di Jakarta Timur (Jaktim) yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) kini telah ditangkap polisi
Polisi mengungkap motif di balik dugaan penipuan yang dilakukan pasutri pemilik WO Marwah yaitu menerapkan praktik "gali lubang tutup lubang" dengan memanfaatkan uang dari klien baru.
"Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung gali lubang tutup lubang," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan.
Modus itu terungkap setelah penyidik memeriksa pasangan suami istri berinisial RM (suami) dan ER (istri) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Batu menjelaskan dana yang dibayarkan para calon pengantin tidak sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan acara sesuai peruntukannya.
Uang tersebut diputar untuk menutupi kewajiban penyelenggaraan pesta pernikahan yang telah lebih dahulu dijanjikan kepada klien lain.
"Motif, kalau dari hasil pemeriksaan kami, diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya," terang Bayu.
Maka dari itu, pola tersebutlah yangmembuat keuangan usaha WO yang dikelola kedua tersangka bergantung pada masuknya pembayaran dari klien baru.
Saat pemasukan baru tidak lagi mampu menutupi biaya penyelenggaraan acara yang terus bertambah, masalah keuangan pun mulai muncul dan berdampak pada pelaksanaan sejumlah pesta pernikahan.***
Editor : Irma Nurfajri

