Gandeng Perusahaan Korsel, PT PPE Hadirkan Eco Incinerator untuk Olah Sampah Kabupaten Bogor

Berkolaborasi dengan perusahaan teknologi asal Korea Selatan, BUMD Kabupaten Bogor PT PPE ingin membantu permasalahan sampah.

Gandeng Perusahaan Korsel, PT PPE Hadirkan Eco Incinerator untuk Olah Sampah Kabupaten Bogor
PT PPE menjalin kerja sama dengn perusahaan teknologi asal Korea Selatan untuk menangani permasalahan sampah di Kabupaten Bogor.

INILAHKORAN, Bogor - Berkolaborasi dengan perusahaan teknologi asal Korea Selatan, BUMD milik Kabupaten Bogor PT Prayoga Pertambangan Energi (PPE) ingin membantu permasalahan sampah di Bumi Tegar Beriman.

PT PPE pada Mei mendatang akan diberikan sampel mesin pengolah sampah ramah lingkungan yang dinamai Eco Incinerator. Nantinya, dengan armada yang ada Eco Incinerator tersebut akan keliling ke 40 kecamatan, lalu melakukan demo pembakaran sampah dengan menggunakan energi gas.

"Hari ini Taeyoung Biotech Ci, Ltd dengan PT PPE menandatangani MoU penyediaan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan, semoga langkah iji bisa membantu Pemkab Bogor dalam menanggulangi masalah sampah di Kabupaten Bogor," kata General Manager PT PPE Hidayatul Mustafid, Jumat 8 April 2022.

Baca Juga: Mobil Marzuki Ali Dibobol Maling di Rest Area Purbaleunyi

Pria yang kerap disapa David ini menerangkan alat Eco Incinerator membakar sampah dengan energi gas, lalu hasil pembakarannya akan berupa cairan yang nantinya bisa diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar.

"Pembakaran sampah limbah rumah tangga, limbah rumah sakit dan lainnya oleh Eco Incinerator tersebut hasil akhirnya akan menjadi BBM berjenis solar. Selain di Korea Selatan, Eco Incinerator ini juga sudah digunakan di Negara Malaysia," terangnya.

David menuturkan, dalam satu kali operasi, Eco Incinerator, sampah yang diolah oleh alat tersebut bisa mencapai 2 hingga 5 ton. Jikalau alat tersebut, banyak digunakan maka bisa mengurangi volume pembuangan sampah ke TPA Galuga atau TPPAS Lulut Nambo.

Baca Juga: Masih Dalam Proses Pemulihan Pasca Operasi, Penampilan Panggung Jin BTS Selama Konser Akan Dibatasi

"Dari volume 2.800 ton perhari, sampah yang bisa terangkut armada truk sampah baru berjumlah 30 persen. Kalau alat Eco Incinerator digunakan, tentunya akan mengefektifkan APBD Kabupaten Bogor, karena bakal mengurangi biaya transportasi sampah dan mengurangi beban TPA Galuga dan TPPAS Lulut-Nambo," tutur David.

Ia melanjutkan, bahw dari segi ukuran Eco Incinerator cukup kompak sehingga tidak memerlukan lahan yang terlalu luas dalam pengoperasiannya. Sehingga cocok didistribusikan di area-area yang banyak timbunan sampahnya. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran