Gay Usia Produktif Dominasi Warga Kabupaten Bogor yang Reaktif HIV

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bogor mengungkapkan warga Kabupaten Bogor yang reaktif Human Immunodeficiency Virus (HIV) ada 814 orang sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada 2024.

Gay Usia Produktif Dominasi Warga Kabupaten Bogor yang Reaktif HIV
"Dari 814 warga Kabupaten Bogor yang reaktif HIV, mayoritas dari kelompok gay, lalu ada wanita PSK,waria dan penyalah guna narkotika yang menggunakan metode suntik," kata Kepala Sekretariat Harian KPA Kabupaten Bogor Muklis ZA kepada wartawan, Kamis 26 Juni 2025. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Bogor mengungkapkan warga Kabupaten Bogor yang reaktif Human Immunodeficiency Virus (HIV) ada 814 orang sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada 2024.

Dari jumlah tersebut, kelompok yang mendominasi adalah pria penyuka sesama jenis atau gay, lalu disusul kelompok rawan atau populasi kunci lainnya yaitu wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) dan Waria.

"Dari 814 warga Kabupaten Bogor yang reaktif HIV, mayoritas dari kelompok gay, lalu ada wanita PSK,waria dan penyalah guna narkotika yang menggunakan metode suntik," kata Kepala Sekretariat Harian KPA Kabupaten Bogor Muklis ZA kepada wartawan, Kamis 26 Juni 2025.

Muklis ZA menuturkan, data yang mengejutkan pihaknya, dari segi usia, pria gay yang reaktif HIV masih berkategori produktif.

"Kebanyakan usia pria gay yang reaktif HIV, berada dibawah usia 25 tahun, atau usia sangat produktif," tutur Muklis ZA.

Pria yang juga Ketua Yayasan Lembaga Kebijakan Strategis (Lekas) itu menjelaskan bahwa tingginya warga yang reaktif atau penderita HIV karena maraknya hubungan seks bebas.

"HIV ini menular, terutama dari hubungan atau transmisi seksual, baik di lingkungan gay, wanita PSK, warua maupun penyalah guna narkotika yang menggunakan metode jarum suntik," jelasnya.


Editor : Doni Ramdhani