Rose BLACKPINK Mengaku Pernah Merasa Tak Cocok Tinggal di Korea: Sedikit Tidak pada Tempatnya

Rose BLACJPINK mengaku masih merasa unik dan tidak cocok tinggal di Korea denganbeberapa hal yang dia rasakan dan cemaskan.

Rose BLACKPINK Mengaku Pernah Merasa Tak Cocok Tinggal di Korea: Sedikit Tidak pada Tempatnya
Rose BLACKPINK Mengaku Pernah Merasa Tak Cocok Tinggal di Korea: Sedikit Tidak pada Tempatnya.

INILAHKORAN, Bandung - Rose merupakan salah satu member girl grup ternama BLACKPINK, yang memiliki bakat vokal luar biasa dan paras yang cantik.

Meski berbakat dan cantik, namun ternyata Rose BLACKPINK mengaku sering merasa tidak cocok.

Untuk mencapai popularitas yang Rose BLACKPINK miliki saat ini, idol wanita tersebut benar-benar mengalami banyak tekanan di Korea, dan sering merasa tidak pada tempatnya dan takut bahwa dia tidak akan bisa debut.

Baru-baru ini Rose BLACKPINK tampil dengan mengesankan di Vogue Australia, di mana dia tidak hanya memamerkan visual yang luar biasa, tetapi juga berbicara tentang perasaannya yang menyayat hati saat berlatih untuk BLACKPINK.

Baca Juga: Setelah Hampil 3 Tahun Hiatus, BLACKPINK Kini Bersiap untuk Comeback dan Tur Dunia

Lahir di Auckland, Selandia Baru dan dibesarkan di Melbourne, Australia, Rose BLACKPINK selalu memiliki hasrat yang kuat untuk musik.

Namun, dia tidak pernah berpikir untuk benar-benar mengejar karir menyanyi, dan berusaha menjadi guru seni.

Namun, dengan dukungan ayahnya, Rose berhasil lolos audisi di YG Entertainment dan pindah ke Korea Selatan sebagai trainee.

Butuh waktu 4 tahun bagi Rose untuk debut sebagai member dari girl grup terkenal di dunia BLACKPINK.

Baca Juga: Setelah Lebih dari 2 Tahun, BTS Akan Kembali Tampil di Acara Musik

Penyanyi itu menggambarkan periode tertentu dalam hidupnya sebagai pengalaman bertarung atau lari yang konstan (bertahan saat jadi trainee).

“Ketika saya sampai di Korea saya seperti, 'Ini cukup intens,” ​​kenang Rose tentang bulan-bulan awalnya sebagai trainee.

“Saya perhatikan ada 12 gadis lain yang telah berlatih siang dan malam selama sekitar lima tahun. Dan saya baru saja sampai di sana,” tuturnya.

Pada saat itu, sang Rose mengaku tidak bisa menahan perasaan terasing dan cemas yang dia rasakan.

Baca Juga: Penggemar LE SSERAFIM Mengecualikan Nama Kim Garam dari Fanchant Grup

“Jika saya tidak mengejar (target latihan), saya akan dipotong (keluarkan) dan dikirim kembali ke Australia, di mana saya telah memberi tahu semua teman saya bahwa saya putus sekolah dan mengerjakan musik saya,” ujar Rose yang terus-menerus berkata pada dirinya sendiri.

Karena itu, Rose tidak punya pilihan selain bertahan dan membuktikan bakatnya tersebut.

“Saya akhirnya berjuang untuk hidup saya, berlatih untuk hidup saya,” kata Rose.

“Jadi saya tidak punya waktu untuk mengendur. Saya ingat saya mengambil setiap menit dan setiap detik untuk mengerjakan kerajinan saya sehingga saya bisa membuatnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Miliki Seorang Bayi Sebelum Menikah Sebagai Seorang Idol, Bobby iKON: Saya Minta Maaf

Namun, tidak peduli seberapa kuat karakternya, ada kalanya Rose merasa terasing di tempat yang seharusnya menjadi tanah airnya.

“Kadang-kadang, saya masih merasa agak tidak pada tempatnya karena sebagian besar orang di sini di Korea, bahkan jika mereka berbicara bahasa Inggris, mereka biasanya datang dari Amerika Serikat atau tempat lain, sampai hari ini saya merasa agak unik, dan kadang-kadang, sedikit tidak pada tempatnya,” renungnya.

Sebelumnya dalam wawancaranya dengan Rolling Stone, Rose juga mengatakan bahwa dia menanggung banyak tekanan meskipun sudah 6 tahun sejak debutnya dengan BLACKPINK, terutama dengan pandemi yang sedang berlangsung.

“Saya tidak pernah beristirahat seperti itu dalam hidup saya, dan itu adalah yang terburuk,” ungkapnya.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya iKON Buka Suara Terkait Kepergian B.I dari Grup

“Saya seorang workaholic, tentu saja. Saya tidak tahan dengan kenyataan bahwa tiba-tiba semua jadwal kami kosong untuk dua hingga tiga bulan ke depan. Saya mulai berpikir, 'Bagaimana jika orang tidak tertarik pada saya, atau kita', pada akhir pandemi ini? Apa yang akan saya lakukan selama sisa hidup saya?” jelasnya.

Terlepas dari perjuangan, kecemasan, dan tekanannya, Rose masih merupakan orang yang sangat tangguh dan pekerja keras, sehingga mendapatkan banyak rasa hormat dan cinta dari para penggemarnya.***


Editor : inilahkoran