Fans THE BOYZ Menilai Agensi Memperlakukan Penggemar Korea dengan Diskriminasi dan Perlakuan Buruk

Fans menilai bahwa perlakuan agensi THE BOYZ terhadap penggemar Korea terlalu diskriminasi dan buruh bahkan sampai melecehkan.

Fans THE BOYZ Menilai Agensi Memperlakukan Penggemar Korea dengan Diskriminasi dan Perlakuan Buruk
Fans THE BOYZ Menilai Agensi Memperlakukan Penggemar Korea dengan Diskriminasi dan Perlakuan Buruk.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, boy grup THE BOYZ tengah melakukan tur dunia mereka untuk 'THE B-ZONE".

Saat THE BOYZ mereka melakukan perjalanan ke berbagai negara, beberapa penggemar domestik mereka dari Korea Selatan mengambil kesempatan untuk bepergian juga.

Para penggemar ini secara khusus melakukan upaya untuk melakukan perjalanan ke negara lain hanya untuk melihat aksi THE BOYZ.

Baca Juga: Tidak Akan Ikut Tur Dunia, Netizen Korea Berpikir Chuu LOONA Dikeluarkan dari Grup

Namun ternyata, perlakuan diskriminatif dari manajemen THE BOYZ terhadap penggemar Korea telah membuat heboh seluruh fans THE BOYZ.

Banyak penggemar THE BOYZ Korea turun ke Twitter untuk menyuarakan keprihatinan mereka.

Mereka mengklaim bahwa manajemen ketat dengan penggemar Korea khususnya, dengan beberapa perlakuan yang berbatasan dengan pelecehan.

Baca Juga: Pernah Satu Panggung dan Bernyanyi Bersama, Charlie Puth dan BTS akan Berkolaborasi?

Fans mengeluh bahwa manajemen menuntut penggemar Korea hanya untuk menyimpan barang elektronik di tas mereka sebelum mengizinkan mereka menonton konser, serta memerintahkan tubuh mereka untuk digeledah.

"#THEBOYZ #CREKER Mereka melakukan itu di Jakarta juga, mengejar orang Korea seperti mengejar tikus. Apakah sebuah kejahatan untuk pergi menonton konser di luar negeri dari Korea? F*ck maka mereka seharusnya memasang pemberitahuan untuk memberi tahu penggemar Korea untuk tidak datang," kata penggemar Korea.

"Mereka menghabiskan seluruh konser melayang-layang di dekat penggemar Korea yang mereka kenal dan menyorotkan senter dan laser ke arah kami. Cukup dengan menggeledah kami selama pemeriksaan jadi mengapa mereka seperti itu?," lanjutnya.

Baca Juga: Dirumorkan Putus dengan Lee Da In, Lee Seung Gi Akhirnya Buka Suara

"#THEBOYZ #CREKER Bahwa salah satu staf Korea laki-laki yang berdiri di sebelah garis masuk untuk konser penggemar Manila dan memerintahkan pencarian tubuh dilakukan hanya untuk penggemar Korea, menyuruh (staf) untuk menyentuh dada kami, di antara kaki kami dan untuk merentangkan kaki kami lebih lebar saat dia menyesap minumannya," kata penggemar Korea lainnya.

"Apakah Anda tidak tahu itu generasi apa? Ada apa dengan pelecehan seksual? LOL kamu gila? Hanya karena kami tidak dapat melaporkan Anda karena kami di luar negeri?," lanjutnya.

Fans mengklaim bahwa staf menginstruksikan staf Delta Airways untuk memaksa penggemar Korea untuk mematuhi sebelum membiarkan mereka menonton konser.

Baca Juga: Dipuncaki IU, Son Heung Min dan BTS, Ini 30 Peringkat Reputasi Model Iklan Bulan Juni

"Bahkan di pesawat LOL Mereka hanya membuat penggemar Korea menyimpan ponsel mereka di tas mereka atau mereka mengatakan mereka tidak akan membiarkan kami naik," ungkap penggemar Korea lainnya juga.

"Mereka mengatakan mereka tidak akan membiarkan kami naik sehingga staf Delta memeriksa bahwa para penggemar Korea menyimpan ponsel mereka di tas mereka sebelum membawa kami ke dalam pesawat sebagai sebuah kelompok," lanjutnya.

Di sisi lain, penggemar Korea menunjukkan bahwa penggemar internasional yang telah mengikuti THE BOYZ ke Amerika Serikat mengeluarkan ponsel mereka tanpa masalah, dan bahkan berhasil mengambil foto mereka dari pesawat.

Baca Juga: Mencari Calon Idol Baru, Big Hit Music Umumkan Tanggal dan Kota untuk Audisi Global 2022

Fans juga mengklaim bahwa staf mengambil foto penggemar Korea tanpa izin hanya agar mereka bisa mengenal wajah penggemar Korea.

Meskipun penggemar Korea mengakui bahwa staf bisa saja ketat pada penggemar Korea untuk mencegah 'sasaeng' mengikuti jadwal THE BOYZ ke luar negeri, mereka mempertanyakan mengapa penggemar Korea lainnya harus didiskriminasi bahkan ketika mereka mematuhi aturan.

Dan sampai hari ini, Senin, 6 juni 2022, agensi Cre.Ker Entertainment belum menanggapi masalah tersebut.***


Editor : inilahkoran