Jangan Makan Banyak, Simak 4 Efek Samping Buah Murbei yang Harus Diketahui
Berikut beberapa efek samping yang tidak baik bagi kesehatan jika mengonsumsi buah murbei terlalu banyak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Mulberry dikenal karena sifat antioksidan dan banyak manfaat kesehatannya. Namun, Anda harus menyadari potensi efek samping dari murbei juga.
Selain itu, ekstrak daun murbei juga digunakan dalam banyak pengobatan dan pengobatan tradisional.
Akan tetapi, buah murbei memiliki efek samping jika dikonsumsi setiap hari.
Baca Juga: Fenomena 8 Planet Berjajar Lurus Kembali Terjadi, Warga Bandung Raya Bisa Amati di Waktu Ini
Berikut ini empat efek samping mengkonsumsi murbei setiap hari, dilansir dari Stylecraze.
1. Dapat menyebabkan hipoglikemia
Murbei dikenal dapat menurunkan gula darah. Teh murbei dapat menekan kenaikan kadar glukosa darah postprandial.
Jika dikonsumsi setiap hari, hal ini dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah secara tiba-tiba, terutama pada mereka yang sudah menjalani pengobatan diabetes.
Gejalanya mungkin termasuk kelaparan, sakit kepala, penglihatan kabur, keringat berlebihan, pusing, kebingungan, dan tremor. Maka dari itu, murbei harus dimakan dengan hati-hati.
2. Menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal
Murbei dan turunannya dapat menyebabkan gangguan pencernaan, mual, diare, dan kembung.
Dalam sebuah penelitian, pasien yang menggunakan pengobatan dislipidemua tablet daun murbei mengalami diare ringan, pusing, sembelit atau kembung.
Selain itu, lateks (getah putih susu) dari murbei dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada manusia.
Baca Juga: Pengendara Motor Kudu Perhatikan Tanda Shockbreaker Harus Segera Diganti
3. Menghambat penyerapan karbohidrat
Murbei diketahui dapat menghambat penyerapan karbohidrat. Penelitian menunjukkan bahwa penghambatan penyerapan karbohidrat dapat membantu dalam pengendalian berat badan dan pengobatan diabetes.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa ekstrak teh (termasuk murbei ) mengakibatkan malabsorpsi karbohidrat.
4. Kemungkinan memiliki efek merugikan pada ginjal
Daun murbei dapat membantu meringankan gejala asam urat dengan menurunkan kadar asam urat . Oleh karena itu, hindari mengonsumsi daun murbei jika Anda sudah menjalani pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat.
Bukti anekdotal menunjukkan bahwa kadar kalium yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi dan pendarahan internal.
Kadar kalium yang tinggi juga dapat menyebabkan kelelahan, mati rasa, mual, nyeri dada , detak jantung tidak teratur, dan jantung berdebar. Oleh karena itu, penderita penyakit ginjal kronis harus membatasi atau bahkan menghindari asupan murbei.***
Editor : inilahkoran


