ARMY Wajib Tahu, Ini Alasan J-Hope BTS Memilih Nama 'Jack In The Box' untuk Album Solonya
J-hope BTS mengungkapkan arti dan alasan mengapa dia memilih nama 'Jack In The Box' untuk album solo pertamanya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada 15 Juli 2022, J-Hope BTs resmi merilis album 'Jack In The Box' untuk debut solonya.
J-Hope BTS baru-baru ini menjelaskan asal usul sebenarnya dari nama album solonya 'Jack in the Box'.
Mengetahui hal itu, penggemar mungkin tidak akan pernah menebak siapa yang pertama kali menemukan frasa 'Jack In The Box' tersebut, untul album solo J-Hope BTS.
Baca Juga: Drama Mendatang Yuri SNSD dan Jung Il Woo 'Good Job' Ganti Sutradara, Ini Alasannya
Nama 'Jack in the Box' sebenarnya muncul dari cerita asal nama panggungnya sendiri, J-Hope yang miliki nama asli Jung Hoseok.
Banyak penggemar sudah tahu bagaimana J-Hope memilih nama panggungnya dengan bantuan RM dan Bang PD-nim.
Istilah 'Hope' (harapan) dipilih karena dia percaya itu sejalan dengan nilai-nilainya dan rencananya untuk hidup dan kariernya.
Baca Juga: ARMY Siap Nantikan Debut 'Aktor Jin', Kim Nam Gil Ungkap Telah Melakukan Syuting dengan Jin BTS?
"Saya merasa itu adalah kata yang bagus yang cocok dengan getaran positif saya saat itu dan apa yang saya tuju dalam lintasan hidup saya," tutur J-Hope.
Seperti yang J-Hope katakan kepada penggemar sebelumnya, maknanya diberikan setelahnya. Namun, Bang PD-nim yang menempelkan cerita mitologi Yunani tentang Kotak Pandora dengan nama J-Hope.
Selain itu, Bang PD-nim menciptakan istilah 'Jack in the box' sebagai sesuatu untuk J-Hope katakan selama rapnya.
Baca Juga: Lama Dinanti, Benny Blanco Konfirmasi Kolaborasi BTS dengan Snoop Dogg untuk 'Bad Decisions'
"Jadi dia (Bang PD-nim) berkata, 'Saat Anda membuat musik atau melakukan hal lain, katakan saja 'jack-in-the-box' di intro shout-out!'," terang J-Hope.
Kedua konsep Kotak Pandora dan 'jack in the box' terhubung satu sama lain karena begitu Pandora menemukan 'harapan' yang tersisa di dalam kotak, dia akan melompat keluar atau dalam kasus ini, J-Hope akan muncul seperti jack dalam kotak.
Sementara semua ini terjadi sebelum debut BTS, J-Hope mengingat ide itu dan memutuskan untuk menggunakannya untuk album solonya karena itu penting untuk asal usul namanya.
Baca Juga: Jay ENHYPEN Hentikan Semua Aktivitas Setelah Dinyatakan Positif Covid-19
Dia mulai membuat jalan cerita dari nama dan menggunakan kotak sebagai simbol untuk pertumbuhannya sebagai seorang seniman. Meninggalkan kotak, dia mampu menciptakan musik yang lebih dewasa.
"Itulah asal usul nama saya dan saya ingin mencerminkannya dalam musik saya," ungkap J-Hope.
"Di satu sisi, saya mencoba membuat lengkungan cerita darinya. Musik yang saya buat seperti 'Hope World', 'Chicken Noodle Soup', 'Blue Side', trek mixtape yang berbeda, jika itu semua lagu di dalam kotak, saatnya untuk meninggalkan kotak," jelas J-Hope.
Baca Juga: Dinyatakan Positif Covid-19, Jo Yu Ri Membatalkan Penampilan di Soundberry Festa 2022
Meninggalkan kotak, J-Hope memecahkan cetakan sebagai member BTS yang pertama menjadi artis solo.
Selain itu, J-Hope berbagi sisi dirinya yang lebih kompleks melalui tema musik yang lebih dalam.
"Album saya 'Jack In The Box' adalah tentang aspirasi saya untuk memecahkan cetakan dan tumbuh lebih jauh," ujar J-Hope.
"Dua lagu utama 'MORE' dan 'ARSON' mewakili cerita saya di dalam dan di luar kotak, dengan hormat. Saya mencoba untuk mengekspresikan kepribadian musik saya sendiri sebagai seorang seniman dan menunjukkan sisi baru yang berbeda dalam album ini," ungkapnya lagi.***
Editor : inilahkoran


